Batang, penasuara.com – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di sejumlah SMP Negeri di Kabupaten Batang sempat mengalami kendala akibat pemadaman listrik bergilir yang terjadi pada Selasa (23/6/2026).
Gangguan tersebut berdampak pada koneksi internet dan akses ke sistem pendaftaran daring, sehingga proses pelayanan calon murid baru berjalan lebih lambat dari biasanya.
Pemadaman terjadi saat tahapan pendaftaran masih berlangsung. Akibatnya, jaringan internet yang digunakan untuk mengakses sistem SPMB mengalami penurunan performa, bahkan server pendaftaran sempat mengalami gangguan.
Operator SPMB SMP Negeri 1 Batang, Ahmad Awang, menjelaskan bahwa kondisi tersebut cukup memengaruhi kelancaran proses pendaftaran karena seluruh layanan berbasis jaringan internet.
“Pada saat listrik padam, server sempat mengalami error sehingga akses ke sistem menjadi terganggu. Kondisi ini sangat memengaruhi proses pendaftaran karena jaringan internet menjadi lambat,” ujar Awang.
Meski demikian, gangguan tersebut tidak berlangsung lama. Setelah pasokan listrik kembali normal, sistem pendaftaran dapat diakses kembali dan pelayanan kepada calon murid baru berjalan sebagaimana mestinya.
Pihak sekolah memastikan seluruh proses SPMB tetap dilanjutkan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Petugas juga terus melakukan pemantauan terhadap sistem untuk memastikan pelayanan berlangsung lancar dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang sedang mengurus pendaftaran peserta didik baru.
Dengan pulihnya pasokan listrik dan stabilnya jaringan internet, proses SPMB di SMP Negeri 1 Batang maupun sekolah lainnya diharapkan dapat berjalan optimal hingga seluruh tahapan penerimaan murid baru selesai dilaksanakan.
Catatan Redaksi
Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.















