Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
MalukuNews

Maraknya Pemberitaan Media Terkait Penganiayaan Warga Luhuleli di Kisar, Danposal Kisar Angkat Bicara

3146
×

Maraknya Pemberitaan Media Terkait Penganiayaan Warga Luhuleli di Kisar, Danposal Kisar Angkat Bicara

Sebarkan artikel ini
Maraknya Pemberitaan Media Terkait Penganiayaan Warga Luhuleli di Kisar, Danposal Kisar Angkat Bicara
banner 468x60

Maluku, penasuara.com – Komandan Pos Utama TNI Angkatan Laut (Danposal) Kisar, Lettu Laut (K) Dedi Setiawan, memberikan penjelasan resmi terkait dugaan penganiayaan oleh oknum TNI AL terhadap seorang warga Luhuleli, Kisar. Dedi menyampaikan klarifikasi ini untuk meluruskan berbagai kesimpangsiuran informasi yang tengah beredar luas di tengah masyarakat dan media massa.

​Kesepakatan Damai Melalui Mediasi

Advertisment
banner 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Berdasarkan keterangan Dedi, Kepolisian Sektor (Polsek) Kisar bersama Ketua Latu Pati sebenarnya telah memediasi anggota TNI AL dan warga yang bersangkutan. Dari pertemuan tersebut, kedua belah pihak mencapai kesepakatan damai dan mereka memilih menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

​Sanksi Disiplin Satuan

Baca juga :  Desakan Menguat: Masyarakat dan Pemerhati Kebijakan Publik Minta Komisi III DPR RI Buka RDP Perkara Teguh Rianto

Meski demikian, Dedi membantah keras pemberitaan sejumlah media yang menarasikan bahwa institusi TNI AL mendiamkan kasus ini atau tidak mengambil tindakan hukum. Sebaliknya, ia menegaskan bahwa pihak satuan langsung menjatuhkan sanksi disiplin tegas kepada oknum anggota yang terlibat sesaat setelah pimpinan mengetahui insiden tersebut.

​Proses Hukum Lanjutan di Ambon

Selain itu, Dedi berjanji pimpinannya akan segera mengirim oknum anggota tersebut ke Ambon menggunakan kapal cepat. Langkah ini bertujuan agar pelaku menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur dan aturan hukum yang berlaku di lingkungan TNI AL.

​Imbauan Agar Warga Tidak Terprovokasi

Sehubungan dengan maraknya pemberitaan yang menimbulkan kegaduhan, Dedi mengimbau seluruh warga Kisar agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum pasti. Ia meminta masyarakat membiarkan proses hukum berjalan dan mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus pada tata tertib internal TNI Angkatan Laut.

Baca juga :  TAMBANG EMAS DAN TEMBAGA DI PROVINSI MALUKU DAN MBD,TAPI HASIL ORANG LAIN YANG NIKMATI.

​Tanggapan Atas Narasi Pemberitaan Media

Di sisi lain, Danposal turut menyayangkan gaya pemberitaan sejumlah media yang ia nilai terlalu melebih-lebihkan insiden ini. Menurut pandangannya, tindakan pemukulan tersebut tidak mengakibatkan luka berat atau cedera parah pada korban. Oleh sebab itu, ia menilai narasi ekstrem dalam beberapa pemberitaan belakangan ini kurang sesuai dengan fakta di lapangan.

​Komitmen Keamanan Wilayah Perbatasan Timor Leste

Sebagai penutup, Dedi kembali menekankan komitmen Posal Kisar untuk menangani kasus ini secara transparan dan terbuka. Institusinya juga terus berupaya menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat agar situasi wilayah tetap kondusif seperti sedia kala.

Baca juga :  Polsek Ngusikan Dampingi Petani, Pastikan Pertumbuhan Tanaman Jagung Optimal

​”Kami akan selalu memberikan rasa aman kepada masyarakat Kisar, terlebih lagi mengingat Pulau Kisar merupakan wilayah perbatasan langsung dengan negara tetangga, Timor Leste,” tegas Dedi.

Catatan Redaksi

Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!