Ogan Ilir, penasuara.com — Musibah kebakaran kembali melanda pemukiman warga di Kabupaten Ogan Ilir. Sebuah rumah panggung milik Atik Suarni (58), warga Dusun II RT 03, Desa Ulak Kerbau Baru, Kecamatan Tanjung Raja, hangus terbakar di bagian lantai atas pada Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Peristiwa nahas ini bermula saat korban sedang berada lantai dasar rumahnya. Menjelang sore, korban tiba-tiba mendengar suara bising dari lantai atas yang bermaterial kayu.
Kapolsek Tanjung Raja, AKP Sondi Fraguna, S.H., M.Si., mengonfirmasi kejadian tersebut. Menurut keterangannya, korban pada awalnya tidak menaruh curiga bahwa suara tersebut adalah tanda bahaya.
”Berdasarkan keterangan awal, korban menduga suara bising dari lantai atas itu berasal dari kucing. Namun, karena merasa curiga, korban akhirnya memutuskan keluar rumah untuk mengecek. Saat berada di luar, ia sangat terkejut melihat kobaran api sudah membesar di lantai atas rumahnya,” ujar AKP Sondi Fraguna saat dikonfirmasi, Rabu (7/10/26).
Lantaran material lantai atas didominasi kayu, api dengan cepat membesar dan menjalar ke seluruh bagian atap. Mengetahui hal tersebut, warga sekitar langsung sigap bergotong royong melakukan pemadaman dengan alat seadanya.
Api baru berhasil dipadamkan secara total setelah petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), personel BPBD, serta anggota kepolisian dari Polsek Tanjung Raja tiba di lokasi dan melakukan penanganan intensif.
Polisi yang segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) menyimpulkan bahwa sumber api sementara diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik.
”Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik di bagian atas rumah. Saat ini tim kami telah mengamankan lokasi, mendokumentasikan lokasi kejadian, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi,” jelasnya.
Beruntung, musibah ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, sebagian atap rumah, kelistrikan, barang elektronik, hingga pakaian milik korban ludes terbakar. Kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Imbauan Kapolsek untuk Masyarakat
Menyikapi insiden ini, AKP Sondi Fraguna mengimbau masyarakat luas, khususnya di wilayah hukum Polsek Tanjung Raja, untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, mengingat korsleting listrik kerap menjadi faktor pemicu utama.
”Kami mengimbau kepada seluruh warga agar lebih teliti dan rutin memeriksa instalasi jaringan listrik di rumah masing-masing. Jika ada kabel yang sudah tua, terkelupas, atau tidak standar, segera ganti. Selain itu, pastikan untuk mematikan perangkat elektronik yang tidak digunakan saat meninggalkan rumah atau saat sedang tidur,” tegas Kapolsek memberikan imbauan.
Lebih lanjut, ia juga mengapresiasi respons cepat dari masyarakat dan instansi terkait yang telah bergotong royong memadamkan api sehingga tidak merambat ke bangunan warga lainnya.
Catatan Redaksi
Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.















