Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Jawa TengahNews

BPPKAD Kudus Raih Penghargaan TOP 10 IDEA Jateng 2026, Inovasi Simpad Geo Perkuat Tata Kelola Pendapatan Daerah

75
×

BPPKAD Kudus Raih Penghargaan TOP 10 IDEA Jateng 2026, Inovasi Simpad Geo Perkuat Tata Kelola Pendapatan Daerah

Sebarkan artikel ini
BPPKAD Kudus Raih Penghargaan TOP 10 IDEA Jateng 2026, Inovasi Simpad Geo Perkuat Tata Kelola Pendapatan Daerah
banner 468x60

Kudus, penasuara.com – Pemerintah Kabupaten Kudus kembali menorehkan prestasi di bidang inovasi pelayanan publik.

Sistem Informasi Manajemen Pendapatan Berbasis Geospasial (Simpad Geo) yang dikembangkan Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Kudus berhasil meraih penghargaan TOP 10 IDEA Jawa Tengah Tahun 2026.

Advertisment
banner 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, kepada Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, dalam rangkaian Penganugerahan TOP 10 IDEA Jateng 2026 yang digelar bersamaan dengan pembukaan Jateng Fair dan Pameran Produk Inovasi Jawa Tengah 2026 di PRPP Semarang.

Baca juga :  PENUH KECERIAAN, JAJARAN KCP CILEDUG KOTA TANGERANG SAMBUT 1 DEKADE BANK BANTEN DENGAN DO'A

Pada kesempatan tersebut, Kabupaten Kudus juga turut memamerkan berbagai produk unggulan UMKM di ajang Jateng Fair 2026.

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Kudus menghadirkan inovasi tata kelola pemerintahan yang modern, berbasis data, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, menyampaikan apresiasi kepada jajaran BPPKAD Kudus atas capaian yang berhasil diraih.

Menurutnya, Simpad Geo merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pengelolaan pendapatan daerah melalui pemanfaatan teknologi geospasial.

Melalui sistem tersebut, pengelolaan data Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) diintegrasikan dengan peta digital sehingga menghasilkan data yang lebih akurat, terstruktur, dan mudah dianalisis sebagai dasar pengambilan kebijakan pembangunan.

Baca juga :  Delapan Bulan ADD Mandek, Ratusan Perangkat Desa di Maluku Barat Daya Keluhkan Nasib Keluarga

“Data yang akurat menjadi fondasi penting dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Dengan sistem berbasis geospasial ini, optimalisasi pendapatan daerah dapat dilakukan secara lebih efektif sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Sam’ani.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kudus berkomitmen terus mengembangkan Simpad Geo sebagai instrumen pengelolaan pendapatan daerah yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.

Selain memperkuat tata kelola pemerintahan, inovasi tersebut diharapkan mampu memberikan kemudahan layanan kepada masyarakat serta mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca juga :  UPS Tegal Perkuat Jejaring Global, Akademisi Uzbekistan Hadir Tingkatkan Kompetensi Riset dan Penulisan Ilmiah Pascasarjana

Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Kudus dalam membangun budaya inovasi di lingkungan birokrasi, dengan menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional, responsif, dan berbasis teknologi demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Catatan Redaksi

Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!