Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
MalukuNews

Semangat Mandiri Warga Pulau Roma: Bawa 12 Ton Kopra ke Dermaga Kisar, Ajak Masyarakat Jangan Hanya Bergantung Bantuan

252
×

Semangat Mandiri Warga Pulau Roma: Bawa 12 Ton Kopra ke Dermaga Kisar, Ajak Masyarakat Jangan Hanya Bergantung Bantuan

Sebarkan artikel ini
Semangat Mandiri Warga Pulau Roma: Bawa 12 Ton Kopra ke Dermaga Kisar, Ajak Masyarakat Jangan Hanya Bergantung Bantuan
banner 468x60

Maluku,penasuara.com-Sebanyak 12 ton kopra berhasil dibawa dan diturunkan di dermaga Pulau Kisar menggunakan km intiglori, hasil kerja keras dan semangat wirausaha dari warga asal Pulau Roma yang dikenal dengan nama Ones. Di tengah kondisi efisiensi anggaran yang membuat sebagian warga mengeluh dan berharap penuh pada bantuan pemerintah, langkah nyata ini menjadi contoh inspiratif kemandirian bagi masyarakat sekitar.

Menurut Ones, setiap peluang usaha yang ada patut dijalani dengan sungguh-sungguh, tanpa harus menaruh harapan berlebih pada uluran tangan negara. “Kalau punya pohon kelapa di halaman rumah, olah menjadi kopra agar bisa menjadi sumber pendapatan keluarga,” ujarnya tegas saat ditemui di dermaga.

Advertisment
banner 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Ia tidak menolak bahwa berharap pada pemerintah itu boleh saja, namun harus tetap memiliki batas dan pemahaman yang tepat. “Prinsip saya adalah bekerja dulu baru mendapatkan hasil, bukan menggantungkan hidup sepenuhnya pada program bantuan seperti PKH,” tambahnya.

Baca juga :  Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Mojowarno melaksanakan Pengecekan Tanaman Jagung

Dalam perjalanan kali ini, ia membeli kopra langsung dari warga di Pulau Roma dengan harga Rp7.000 per kilogram, lalu memasarkannya di Kisar dengan harga jual Rp13.000 per kilogram. Keuntungan yang didapat bukan hanya menguntungkan dirinya sendiri, tetapi juga memberi manfaat bagi petani kelapa di daerah asalnya.

Baca juga :  YONIF 735/NAWASENA GELAR SYUKURAN PURNA TUGAS DI POS PAMPUTER, PAMIT DENGAN BERAT HATI DARI PULAU KISAR

Ia juga menyampaikan himbauan yang tulus kepada seluruh masyarakat agar tidak malas mencari nafkah yang halal dan terhormat. “Tidak ada usaha yang sia-sia, selama kita mau bergerak, bekerja keras, dan tidak menyerah pada keadaan,” tegasnya.

Kehadiran muatan kopra ini bukan sekadar aktivitas perdagangan biasa, melainkan bukti nyata bahwa di wilayah perbatasan sekalipun, kemandirian dan semangat berusaha mampu membuka jalan keluar dari kesulitan ekonomi, jauh lebih berkelanjutan dibandingkan hanya menunggu bantuan semata.

Baca juga :  11 SPPG di Batang Hentikan Operasional Sementara, Pemkab Manfaatkan Libur Sekolah untuk Evaluasi Program MBG

Catatan Redaksi

Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!