SANGIHE, penasuara.com — Seorang warga Dusun III, Kampung Tambung, Kecamatan Tabukan Selatan Tengah, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Yoab Lambari (42), yang akrab disapa Arman, dilaporkan belum kembali ke rumah setelah pergi melaut pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Hingga Minggu , 23 Agustus 2026, keberadaan Yoab Lambari masih belum diketahui. Pihak keluarga juga belum berhasil menghubungi yang bersangkutan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, Yoab diketahui berada di terakhir berada di sebuah ponton (rakit) di sekitar perairan Pulau Beeng, arah timur laut dari Kampung Tambung. Lokasi tersebut diperkirakan berjarak sekitar 20 mil laut dari Kampung Tambung.
Yoab memiliki ciri-ciri fisik dengan tinggi badan sekitar 160 sentimeter, kulit berwarna hitam, serta rambut berwarna hitam.
Sejak mengetahui Yoab belum kembali, pihak keluarga bersama unsur pemerintah telah melakukan berbagai upaya pencarian. Namun, hingga Minggu, 23 Agustus 2026, upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Pihak keluarga berharap informasi mengenai keberadaan Yoab dapat segera diperoleh. Masyarakat, khususnya warga yang sedang beraktivitas di laut dan berada di sekitar wilayah perairan Pulau Beeng maupun wilayah perairan lainnya, diharapkan dapat memberikan perhatian apabila menemukan informasi terkait.
Bagi masyarakat yang melihat atau menemukan perahu, ataupun mengetahui keberadaan Yoab Lambari, diharapkan segera menghubungi pihak keluarga atau pihak berwenang .
Mari bersama-sama kita mendoakan agar Yoab Lambari dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat .
Catatan Redaksi
Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.















