Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Sulawesi Utara

Pantai Tambung Tawarkan Keindahan Alam yang Masih Asri

92
×

Pantai Tambung Tawarkan Keindahan Alam yang Masih Asri

Sebarkan artikel ini
Pantai Tambung Tawarkan Keindahan Alam yang Masih Asri
banner 468x60

Sangihe, penasuara.com– Di balik hamparan alam Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, tersimpan sebuah destinasi wisata yang masih alami dan belum banyak tersentuh, yakni Pantai Tambung. Pantai ini berada di Kampung Tambung, Kecamatan Tabukan Selatan Tengah, dan menawarkan keindahan panorama yang memanjakan mata bagi setiap pengunjung.

Dari Kota Tahuna, yang merupakan ibu kota Kabupaten Kepulauan Sangihe, perjalanan menuju Pantai Tambung memakan waktu sekitar dua jam menggunakan kendaraan roda empat atau sekitar satu jam dengan kendaraan roda dua. Sepanjang perjalanan, wisatawan akan disuguhi pemandangan alam pedesaan yang hijau dan menyejukkan.

Advertisment
banner 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Saat mengambil jalur ke arah timur di perempatan Kampung Pintareng, pengunjung akan menikmati panorama tiga gunung yang tampak berjejer megah di kejauhan. Pemandangan tersebut menjadi daya tarik tersendiri sebelum tiba di Kampung Tambung.

Sesampainya di lokasi, kendaraan harus diparkir di tepi jalan raya karena akses menuju pantai hanya berupa jalan setapak dengan lebar sekitar satu meter. Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan menuruni anak tangga hingga akhirnya tiba di bibir pantai.

Baca juga :  HUT ke-16 Desa Wiau Lapi Barat, Momentum Syukur dan Kebersamaan Masyarakat

Rasa lelah selama perjalanan seolah terbayarkan ketika hamparan Pantai Tambung mulai terlihat. Pantai ini menghadap langsung ke Pulau Beeng dengan air laut yang jernih serta suasana yang masih sangat alami. Pada pagi hari, pengunjung dapat menikmati panorama matahari terbit (sunrise) yang memancarkan cahaya keemasan di atas laut, menciptakan pemandangan yang begitu memukau.

Air laut yang bening membuat pantai ini cocok untuk berenang maupun sekadar bersantai di sekitar bukit kecil yang berada di kawasan pantai sambil menikmati semilir angin laut.

Meski memiliki ukuran yang tidak terlalu luas, Pantai Tambung menawarkan lanskap yang unik. Pantai ini dikelilingi perbukitan kecil yang mempercantik panorama sekitarnya. Bagi pengunjung yang membawa drone, pemandangan dari udara akan memperlihatkan keindahan tiga gunung yang tampak berjajar mengapit kawasan pantai, menciptakan lanskap yang sangat memikat.

Baca juga :  Setelah Bangun Jalan, Kini Bangun Identitas! Komunitas Nyong dan Nona Lopes Ukir Sejarah Baru di Desa Koreng

Keunggulan lain dari Pantai Tambung adalah kondisi lingkungannya yang masih terjaga secara alami. Tidak terdapat permukiman penduduk di kawasan pantai sehingga suasananya tetap tenang, bersih, dan natural.

Untuk fasilitas, kawasan wisata ini telah dilengkapi toilet dan sebuah gedung serbaguna yang dapat dimanfaatkan pengunjung dalam berbagai kegiatan.

Menurut masyarakat setempat, Pantai Tambung sempat menjadi destinasi yang ramai dikunjungi saat pertama kali dibuka. Namun, dalam beberapa tahun terakhir jumlah pengunjung cenderung meningkat hanya pada masa libur panjang maupun saat berlangsung kegiatan keagamaan.

Menariknya, hingga saat ini pengunjung tidak dikenakan biaya tiket masuk. Meski demikian, wisatawan tetap disarankan untuk mengonfirmasi informasi tersebut kepada pihak pengelola sebelum berkunjung, karena kebijakan dapat berubah sewaktu-waktu.

Pengalaman yang tak kalah menarik dapat dirasakan ketika berkunjung saat bulan purnama, khususnya ketika air laut sedang surut. Pada momen tersebut, wisatawan dapat berjalan menyusuri hamparan karang yang mulai terlihat di permukaan, sekaligus menyaksikan kehidupan biota laut dan pertumbuhan terumbu karang dari jarak yang lebih dekat.

Baca juga :  Kado Kemerdekaan yang Mengharukan! 20 Keluarga Kurang Mampu di Amurang Tersentuh Kepedulian Polri

Dengan perpaduan panorama laut yang jernih, keindahan matahari terbit, perbukitan hijau, serta latar tiga gunung yang megah, Pantai Tambung menjadi salah satu destinasi wisata alam yang layak masuk dalam daftar kunjungan saat menjelajahi Kabupaten Kepulauan Sangihe. Keasrian alamnya yang masih terjaga menjadi daya tarik utama bagi siapa saja yang ingin menikmati ketenangan sekaligus pesona alam Sulawesi Utara.

Catatan Redaksi

Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!