Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
MalukuNews

Pengabdian tanpa batas,polisi dan TNI AU gugur saat menolong pelajar yang tenggelam di pantai Nurun Tual.

198
×

Pengabdian tanpa batas,polisi dan TNI AU gugur saat menolong pelajar yang tenggelam di pantai Nurun Tual.

Sebarkan artikel ini
Pengabdian tanpa batas,polisi dan TNI AU gugur saat menolong pelajar yang tenggelam di pantai Nurun Tual.
banner 468x60

Maluku, penasuara.com – Duka mendalam menyelimuti masyarakat Maluku. Dua aparat negara, yakni anggota Polri dan TNI Angkatan Udara, gugur saat berupaya menyelamatkan seorang pelajar yang tenggelam di kawasan wisata Pantai Nirun Lear Ngursoin, Kecamatan Kei Kecil Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara, Minggu (21/6/2026).

Korban yang gugur dalam peristiwa tersebut adalah Briptu . Tutupoho, anggota Polda Maluku, dan Serda Rangga S., personel TNI Angkatan Udara dari Lanud Dumatubun. Keduanya meninggal dunia setelah terseret arus dan dihantam ombak saat berusaha menyelamatkan seorang pelajar yang terjatuh ke laut.

Advertisment
banner 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K., menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya kedua aparat tersebut yang telah menunjukkan dedikasi dan keberanian luar biasa dalam menjalankan nilai-nilai kemanusiaan.

“Kami keluarga besar Polda Maluku menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya Briptu . Tutupoho dalam upaya penyelamatan seorang anak yang mengalami musibah tenggelam. Almarhum telah menunjukkan keberanian, kepedulian, dan pengabdian yang luar biasa kepada masyarakat. Tindakan yang dilakukan merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi dan menolong sesama manusia,” ujar Kombes Pol. Rositah Umasugi.

Baca juga :  Semangat Mandiri Warga Pulau Roma: Bawa 12 Ton Kopra ke Dermaga Kisar, Ajak Masyarakat Jangan Hanya Bergantung Bantuan

Menurutnya, pengorbanan yang dilakukan Briptu . bersama Serda Rangga merupakan teladan pengabdian yang patut dikenang dan menjadi inspirasi bagi seluruh anggota Polri maupun TNI.

Almarhum gugur saat menjalankan panggilan kemanusiaan. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan menghadapi cobaan ini,” katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 14.40 WIT di kawasan tebing Pantai Nirun Lear Ngursoin.

Saat itu, sekelompok pelajar yang diduga masih duduk di bangku SMP berada di area tebing pantai untuk berfoto. Mereka diketahui merupakan bagian dari rombongan sekolah yang telah terpisah dari guru pendamping.

Baca juga :  Wali Kota Batam Lantik Pengurus Sambang Gagak Hitam, Ajak Seluruh Ormas Jaga Kondusivitas Daerah

Seorang pelajar bernama Opy Hanubun (16) tiba-tiba melompat dari tebing ke laut. Tidak lama kemudian korban terlihat kesulitan berenang dan berteriak meminta pertolongan.

Teriakan tersebut memancing perhatian para pengunjung pantai. Di lokasi kejadian terdapat Briptu . Tutupoho dan Serda Rangga yang saat itu sedang berada di kawasan pantai. Tanpa ragu, keduanya langsung terjun ke laut untuk memberikan pertolongan.

Namun kondisi perairan yang memiliki ombak besar serta arus yang kuat menyebabkan kedua aparat tersebut ikut terseret arus di sekitar area tebing pantai.

Warga yang menyaksikan kejadian segera meminta bantuan dan secara bersama-sama melakukan upaya penyelamatan. Pelajar yang tenggelam berhasil dievakuasi lebih dahulu dalam keadaan selamat. Sementara Briptu . dan Serda Rangga berhasil diselamatkan setelah sempat terbawa arus.

Ketiga korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Danar untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sekitar pukul 15.00 WIT, Serda Rangga dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di Puskesmas Danar. Sementara Briptu . Tutupoho sempat mendapatkan penanganan medis dan dirujuk menggunakan ambulans menuju RS Karel Sadsuitubun Langgur. Namun dalam perjalanan, Briptu . dinyatakan meninggal dunia.

Baca juga :  Kenalkan Turangga SAR 4x4, Kendaraan Rescue Karya Anak Bangsa Andalan BPBD Gresik

Peristiwa naas ini menjadi potret nyata solidaritas dan semangat kemanusiaan yang ditunjukkan aparat negara dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bahkan dengan mempertaruhkan nyawa mereka sendiri.

Keberanian Briptu . Tutupoho dan Serda Rangga menjadi bukti bahwa nilai kemanusiaan, pengabdian, dan keberanian tetap hidup dalam setiap tugas yang dijalankan aparat negara.

Polda Maluku bersama jajaran TNI Angkatan Udara turut memberikan penghormatan terakhir kepada kedua almarhum.

Catatan Redaksi

Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!