Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Jawa TengahNews

OJK Gaungkan Revolusi Literasi Keuangan Digital di UPS Tegal, Mahasiswa Diajak Jadi Investor Cerdas, Bukan Korban Teknologi

66
×

OJK Gaungkan Revolusi Literasi Keuangan Digital di UPS Tegal, Mahasiswa Diajak Jadi Investor Cerdas, Bukan Korban Teknologi

Sebarkan artikel ini
OJK Gaungkan Revolusi Literasi Keuangan Digital di UPS Tegal, Mahasiswa Diajak Jadi Investor Cerdas, Bukan Korban Teknologi
banner 468x60

Tegal, penasuara.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mengintensifkan upaya membangun generasi muda yang cerdas dan berdaya saing di era digital melalui penguatan literasi keuangan.

Komitmen tersebut diwujudkan lewat Seminar Nasional bertema “Penguatan Regulasi Keuangan Digital untuk Mewujudkan Stabilitas dan Inklusi Keuangan Nasional” yang digelar di Kampus 2 Universitas Pancasakti (UPS) Tegal.

Advertisment
banner 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Eksekutif Pengawas Pengembangan Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen (PVML) OJK, Agusman, yang menegaskan bahwa perkembangan teknologi finansial telah membuka peluang besar bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengakses layanan keuangan secara lebih cepat, mudah, dan efisien.

Baca juga :  Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat, Mukerda MUI Kabupaten Pemalang Teguhkan Sinergi dengan Pemerintah

Menurut Agusman, berbagai inovasi digital, termasuk pemanfaatan teknologi machine learning dalam proses credit scoring, telah membawa perubahan besar dalam industri jasa keuangan.

Namun, kemudahan tersebut harus diimbangi dengan pemahaman yang memadai agar masyarakat tidak terjebak dalam berbagai risiko yang mengintai di ruang digital.

“Mahasiswa perlu memahami manfaat dan risiko layanan keuangan digital agar dapat mengambil keputusan finansial yang tepat,” tegas Agusman.

Ia menekankan, mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa harus mampu menjadi pelaku utama dalam membangun budaya keuangan yang sehat.

Literasi keuangan digital tidak hanya menjadi bekal untuk mengelola keuangan pribadi, tetapi juga menjadi benteng dalam menghadapi maraknya penipuan daring, investasi ilegal, pinjaman online ilegal, hingga berbagai bentuk kejahatan finansial berbasis teknologi.

Baca juga :  Sidak ke SPN Polda Sulbar, Kapolda Pastikan Sistem Belajar Mengajar dan Fasilitas Penunjang Siap Maksimal

Melalui seminar nasional ini, OJK berharap lahir generasi muda yang tidak sekadar melek teknologi, tetapi juga memiliki kecakapan dalam memanfaatkan layanan keuangan digital secara aman, bertanggung jawab, dan produktif.

Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu menjadi investor yang cerdas, pengambil keputusan finansial yang bijaksana, sekaligus agen perubahan dalam mendorong terciptanya ekosistem keuangan digital yang inklusif, sehat, dan berkelanjutan.

Penguatan literasi keuangan digital merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan OJK dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional sekaligus meningkatkan inklusi keuangan.

Baca juga :  Menag Resmi Buka MTQ XXXI Sulut, Puji Kerukunan Umat: Sulawesi Utara Jadi Teladan Nasional

Melalui sinergi dengan perguruan tinggi, OJK optimistis generasi muda Indonesia akan semakin siap menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluang di tengah pesatnya transformasi ekonomi digital.

Catatan Redaksi

Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!