Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Jawa TengahNews

Langkah Nyata Cegah Stunting, Pemkab Tegal Gencarkan Program GENTING Door-to-Door

89
×

Langkah Nyata Cegah Stunting, Pemkab Tegal Gencarkan Program GENTING Door-to-Door

Sebarkan artikel ini
Langkah Nyata Cegah Stunting, Pemkab Tegal Gencarkan Program GENTING Door-to-Door
banner 468x60

Tegal, penasuara.com – Pemerintah Kabupaten Tegal terus memperkuat upaya percepatan penurunan angka stunting melalui pelaksanaan Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).

Berbeda dengan pendekatan seremonial, program ini hadir dengan langkah nyata melalui kunjungan door-to-door ke rumah-rumah keluarga yang masuk dalam kategori berisiko tinggi mengalami stunting.

Advertisment
banner 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Program kolaboratif tersebut diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Tegal bersama Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Kabupaten Tegal, dengan dukungan berbagai mitra strategis.

Bentuk intervensi yang diberikan mencakup edukasi, advokasi, pendampingan keluarga, hingga bantuan pemenuhan gizi secara berkelanjutan.

Baca juga :  Empat Bulan Buron, Pelaku Pembacokan Istri di Jalan KKN Pasaman Barat Ditangkap Polisi

Sasaran utama Program GENTING difokuskan pada kelompok 3B, yakni bayi di bawah dua tahun (baduta), ibu hamil, dan ibu menyusui. Kelompok ini dinilai sebagai prioritas karena memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya stunting sejak masa awal kehidupan.

Sebagai tahap awal pelaksanaan, bantuan intervensi nutrisi telah disalurkan kepada dua keluarga sasaran di Kelurahan Kudaile, Kecamatan Slawi.

Bantuan tersebut tidak diberikan secara insidental, melainkan didistribusikan setiap hari selama 10 minggu berturut-turut guna memastikan kebutuhan gizi ibu dan anak terpenuhi secara optimal.

Kepala DP3AP2KB Kabupaten Tegal, Ruszaeni, menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan peran aktif IPeKB Kabupaten Tegal dalam membangun sinergi bersama berbagai pihak.

Baca juga :  Kasus Dugaan Pelecehan oleh Oknum Kades di Deli Serdang Berjalan Lamban, Suami Korban Soroti Saksi yang Tidak Sinkron

Menurutnya, keberhasilan percepatan penurunan stunting hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat secara luas.

“Sinergi yang terjalin antara IPeKB Kabupaten Tegal dan para mitra kerja menjadi bukti bahwa penanganan stunting memerlukan gerakan bersama.

Ketika banyak pihak ikut terlibat, maka peluang lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas akan semakin besar,” ujar Ruszaeni.

Melalui Program GENTING, Pemerintah Kabupaten Tegal berharap upaya pencegahan stunting tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan gizi, tetapi juga membangun kesadaran keluarga mengenai pentingnya pola asuh, kesehatan ibu, dan pemenuhan nutrisi sejak masa kehamilan hingga usia emas anak.

Baca juga :  Geger! Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka, Polisi Buru Pelaku yang Diduga Sengaja Membuang Bayi

Pendekatan yang dilakukan secara langsung ke rumah-rumah warga diharapkan mampu menjangkau keluarga yang paling membutuhkan, sehingga target penurunan prevalensi stunting dapat tercapai secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Catatan Redaksi

Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!