Kuta Baru, penasuara.com – Pemerintah Desa Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis, bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Tangerang menyelenggarakan kegiatan pelatihan peningkatan produktivitas sektor ekonomi berbasis UMKM, pada Senin (30/6). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kemampuan pelaku usaha mikro di wilayah tersebut melalui pemilihan ide usaha, inovasi produk, hingga diversifikasi bisnis.
Kegiatan yang digelar di ruang pertemuan setempat ini dihadiri oleh pejabat dari Dinas Koperasi dan UMKM, Camat Pasar Kemis Bapak H. Nurhanudin,S.IP,M.Si, serta puluhan peserta yang merupakan pelaku usaha mikro dan warga yang berniat memulai usaha. Dalam sambutannya, perwakilan pemerintah daerah menyampaikan bahwa pengembangan UMKM menjadi prioritas untuk mendongkrak perekonomian masyarakat sekaligus menciptakan lapangan kerja lokal.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengembangan UMKM yang berorientasi pada peningkatan skala usaha dari mikro menjadi kecil. Selain inovasi produk, peserta juga akan dibekali pengetahuan tentang pemasaran, pemanfaatan teknologi, hingga desain kemasan agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar narasumber dalam kegiatan tersebut.
Antusiasme peserta terlihat tinggi selama sesi pelatihan berlangsung. Sebagian besar peserta tampak mencatat materi yang disampaikan dan aktif bertanya terkait tantangan yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha.
Selain pelatihan ekonomi, pemerintah desa juga mendukung program pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Sebagai wujud nyata, telah disiapkan peralatan pengelolaan sampah yang akan didistribusikan ke lingkungan sekitar. Peralatan tersebut meliputi tong sampah terpilah organik dan non-organik berlogo Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang, serta drum komposter aerob untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk.
Kepala Desa Kutabaru Ibu Ai Nurhayati, S. IP menyampaikan bahwa kedua kegiatan ini saling berkaitan: pengembangan UMKM tidak hanya berfokus pada keuntungan ekonomi, tetapi juga harus ramah lingkungan. “Kami ingin masyarakat tidak hanya makmur secara ekonomi, tetapi juga hidup bersih dan sehat. Pengolahan sampah organik pun bisa menjadi peluang usaha baru, misalnya dari hasil pupuk kompos atau produk turunan lainnya,” ungkapnya.
Diharapkan melalui kegiatan ini, pelaku UMKM di Desa Kutabaru mampu meningkatkan kualitas dan variasi produk, memperluas jangkauan pasar, serta menerapkan praktik usaha yang berkelanjutan. Sementara itu, pengelolaan sampah yang lebih teratur akan menjaga kebersihan lingkungan dan menciptakan desa yang lebih nyaman untuk ditinggali.
Penulis : Red
Catatan Redaksi
Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.















