Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
MalukuNews

Mahasiswa KKN Di Desa Wonrely Gelar Pelatihan UMKM Pembuatan Nugget Kelor,Dorong Ekonomi dan Pangan Bergizi Lokal

110
×

Mahasiswa KKN Di Desa Wonrely Gelar Pelatihan UMKM Pembuatan Nugget Kelor,Dorong Ekonomi dan Pangan Bergizi Lokal

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN Di Desa Wonrely Gelar Pelatihan UMKM Pembuatan Nugget Kelor,Dorong Ekonomi dan Pangan Bergizi Lokal
banner 468x60

 

Maluku,penasuara.com-Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Wonreli menggelar kegiatan Pelatihan UMKM Pembuatan Nugget Kelor, sebagai wujud pengabdian sekaligus langkah nyata mendorong pengembangan potensi ekonomi lokal dan pemanfaatan bahan pangan yang melimpah di lingkungan masyarakat 12-08-2026

Advertisment
banner 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kegiatan yang berlangsung penuh antusias ini dilaksanakan bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Desa Wonreli serta Ibu-ibu Kader Posyandu Pelangi Harapan Desa Wonreli. Para peserta terlibat langsung dalam seluruh proses pengolahan, mulai dari persiapan bahan hingga pembentukan adonan nugget berbahan dasar daun kelor.

Ketua Kelompok KKN Desa Wonreli, Dharma Oratmangu, menjelaskan pelatihan ini bertujuan membuka wawasan masyarakat terhadap potensi bahan pangan lokal yang mudah diperoleh namun belum dimanfaatkan secara optimal.

Baca juga :  Polsek Pana Kawal Sidang Majelis Klasis Lengkap Klasis Mamullu, Wujudkan Pelayanan Prima di Tengah Umat

 

“Kami berharap melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai pengolahan kelor, tetapi juga dapat melihat peluang usaha dari bahan pangan lokal yang mudah diperoleh. Ke depannya, produk seperti nugget kelor dapat dikembangkan menjadi salah satu produk UMKM Desa Wonreli,” ujar Dharma.

Sementara itu, Ibu A. Marcus, selaku Ketua TP-PKK Desa Wonreli, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan pengolahan pangan lokal seperti nugget kelor dapat memberikan keterampilan tambahan bagi masyarakat, khususnya kaum perempuan, untuk mengembangkan kegiatan ekonomi produktif di desa.

Baca juga :  Dr. (c) Adv. Rikha Permatasari, S.H., M.H., C.Med., C.LO., C.PIM. Desak Komisi III DPR RI Jalankan Fungsi Pengawasan dalam Perkara Teguh Rianto di Sragen

Kegiatan berlangsung secara praktik menyeluruh: peserta diajak mengenal bahan, menyiapkan daun kelor, mencampur bahan, membentuk adonan, hingga proses pengolahan menjadi nugget siap masak. Dengan pendampingan langsung dari mahasiswa KKN, diharapkan para peserta mampu mempraktikkannya secara mandiri setelah kegiatan berakhir.

Selain bernilai ekonomi, nugget kelor juga merupakan alternatif pangan bergizi. Pemanfaatan daun kelor yang dikenal kaya manfaat, sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan pangan keluarga yang sehat dan terjangkau.Melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN, pemerintah desa, TP-PKK, dan kader Posyandu, pelatihan ini diharapkan tidak berhenti di satu kegiatan, melainkan menjadi langkah awal pengembangan produk UMKM berbasis potensi lokal. Nugget kelor diharapkan mampu membuka peluang usaha baru, meningkatkan kreativitas masyarakat, serta menambah nilai ekonomi terhadap sumber daya alam yang ada di Desa Wonreli.

Baca juga :  Feri Amsari Pimpin Kabinet Bayangan Masyarakat Sipil, Berikut Susunan Lengkap 15 Menteri

Catatan Redaksi

Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!