Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Jawa TengahNews

Gang Makam Muarareja Disulap Jadi Galeri Pahlawan, Mural 14 Tokoh Nasional Hidupkan Semangat Kemerdekaan

103
×

Gang Makam Muarareja Disulap Jadi Galeri Pahlawan, Mural 14 Tokoh Nasional Hidupkan Semangat Kemerdekaan

Sebarkan artikel ini
Gang Makam Muarareja Disulap Jadi Galeri Pahlawan, Mural 14 Tokoh Nasional Hidupkan Semangat Kemerdekaan
banner 468x60

Tegal, penasuara.com — Pemandangan berbeda kini terlihat di Gang Makam RT 01/RW 01, Kelurahan Muarareja, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal.

Tembok pembatas sepanjang kurang lebih 100 meter yang sebelumnya tampak kusam dan kurang terawat, kini berubah menjadi galeri mural yang sarat nilai sejarah dan pesan nasionalisme.

Advertisment
banner 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Perubahan tersebut merupakan inisiatif Tri Setyo Wibowo, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Tegal.

Secara mandiri, Tri menuangkan kreativitasnya dengan melukis 14 tokoh pahlawan nasional di sepanjang tembok kawasan permukiman warga.

Kehadiran mural tersebut tidak hanya mempercantik lingkungan, tetapi juga menjadi media edukasi sejarah sekaligus upaya sederhana untuk menumbuhkan kembali rasa cinta tanah air di tengah masyarakat.

Baca juga :  Feri Amsari Pimpin Kabinet Bayangan Masyarakat Sipil, Berikut Susunan Lengkap 15 Menteri

Kini, lorong permukiman yang dihuni belasan kepala keluarga tersebut terlihat lebih hidup.

Jalan paving yang bersih berpadu dengan tanaman hijau dalam pot, sementara nuansa kemerdekaan semakin terasa melalui kibaran bendera Merah Putih, umbul-umbul, serta berbagai ornamen warna-warni yang menghiasi kawasan.

Daya tarik utama Gang Makam berada pada deretan lukisan tokoh perjuangan bangsa yang terpampang di sepanjang tembok.

Lukisan berukuran cukup besar itu dibuat dengan latar warna yang menarik sehingga mampu mengubah wajah kawasan yang sebelumnya terkesan monoton menjadi ruang publik yang memiliki karakter.

Sejumlah tokoh yang diabadikan melalui mural tersebut antara lain Ir. Soekarno dalam dua gambar, Cut Nyak Dhien, R.A. Kartini, Christina Martha Tiahahu, Laksamana Malahayati, Pattimura, W.R. Soepratman, Yos Sudarso, Jenderal Sudirman, Bung Tomo, Ki Hajar Dewantara, hingga Pangeran Diponegoro.

Baca juga :  Pemkab TapTeng Bersama BRI Cabang Sibolga Salurkan DTH untuk 443 KK Warga Tukka

Tri Setyo Wibowo mengungkapkan, ide tersebut muncul setelah dirinya melihat kondisi tembok di kawasan tersebut yang sebelumnya kurang terawat.

Alih-alih membiarkan ruang publik itu tetap terlihat kusam, ia melihat adanya peluang untuk mengubahnya menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat dan memiliki nilai edukasi bagi masyarakat.
“Saya melihat potensi dan tertantang,” ujar Tri.

Menurutnya, perubahan lingkungan tidak selalu harus dimulai dengan langkah besar. Kepedulian, kreativitas, serta kemauan untuk berbuat dapat menjadi awal terciptanya lingkungan yang lebih nyaman sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kini, Gang Makam Muarareja bukan sekadar lorong permukiman. Deretan mural para pahlawan menjadikannya ruang publik yang menyatukan unsur keindahan lingkungan, sejarah, dan semangat kebangsaan.

Baca juga :  PTPN I Regional 3 Siapkan Penertiban Bangunan Liar di Aset Negara, Puluhan Penghuni Diminta Segera Kosongkan Lokasi

Di tengah momentum peringatan kemerdekaan, mural tersebut seakan menjadi pengingat bahwa mengenang jasa para pahlawan tidak harus selalu dilakukan melalui seremoni besar.

Menjaga lingkungan, merawat ruang publik, dan menanamkan nilai nasionalisme juga merupakan bentuk sederhana untuk meneruskan semangat perjuangan mereka.

Catatan Redaksi

Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!