Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Jawa TengahNews

FERADI WPI Bersama UUN/Fam Fuk Tjhong berencana laporkan Polda Banten ke Propam Mabes Polri, Hingga saat ini terduga Dalang Penculikan UUN diduga belum tersentuh Hukum

81
×

FERADI WPI Bersama UUN/Fam Fuk Tjhong berencana laporkan Polda Banten ke Propam Mabes Polri, Hingga saat ini terduga Dalang Penculikan UUN diduga belum tersentuh Hukum

Sebarkan artikel ini
FERADI WPI Bersama UUN/Fam Fuk Tjhong berencana laporkan Polda Banten ke Propam Mabes Polri, Hingga saat ini terduga Dalang Penculikan UUN diduga belum tersentuh Hukum
banner 468x60

Semarang, pewarramedia.com-umat 7 Juli 2026.

Ditemui rekan-rekan awak media Ketua Umum FERADI WPI Advokat Senior Bapak Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.JKJ., C.MDF., C.FTAX., rekan wartawan menanyakan mengenai Perkembangan Perkara yang menimpa Aktivis kesehatan Lebak Bapak UUN / Fam Fuk Tjhong yang mengalami Penculikan dan Penganiayaan terkait belum terungkapnya aktor intelektual / dalang yang mengerakkan sejumlah oknum melakukan penculikan dan penganiyaan dan pengroyokan serta intimasi terhadap Eyang Uun.

Advertisment
banner 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

 

“Rencana Tim Advokasi FERADI WPI – Subur Jaya Lawfirm yang menangani Perkara Waketum kami UUN akan mendampingi Eyang UUN untuk melaporkan Polda Banten Ke Divisi Propam Mabes Polri serta bersurat kepada Kapolri agar mendapat perhatian agar Eyang UUN mendapatkan Keadilan, setelah kejadian miris dan mengerikan yang beliau alami dan sampai hari ini trauma nya masih membekas di keluarga Eyang UUN terutama istri Beliau”, Ujar Advokat Donny.

Baca juga :  Pengedar Sabu di Kedungwuni Dibekuk, Polres Pekalongan Sita 18 Paket Narkotika Siap Edar

 

“Persamaan di mata hukum, tidak ada seorangpun yang kebal hukum. Hukum harus adil tidak boleh tebang pilih, tidak boleh takut dalam mengungkap kebenaran; saya yakin masih banyak aparat Polisi yang benar, berani, ber hati nurani, serta lurus dalam menegakkan keadilan dan kebenaran, dan ketika seseorang diperiksa Penyidik, yang bersangkutan memiliki hak diam, dan hak ingkar, sehingga pengakuan saat di BAP bukanlah segalanya, itulah gunanya saksi saksi, pra rekonstruksi, rekonstruksi, alat bukti, perluasan alat bukti, gelar perkara, dan masih banyak instrument lain yang bisa membuat terang suatu perkara” , Ujar Donny menanggapi wawancara dari awak media.

Baca juga :  Kisah Pilu Ibu Sumarni yang Sakit dan Bertahan di Rumah Tak Layak Huni Tuai Simpati Publik

 

Catatan Redaksi: Sebagai media yang netral kami membuka ruang hak jawab bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pemberitaan ini sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Baca juga :  Di Bawah Pendar Obor Malam Sakral Kemerdekaan, Kapolda Sulbar Pimpin Janji Setia Jaga Kedaulatan Bangsa

Akbar

Catatan Redaksi

Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!