Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
NewsSulawesi Utara

Keluarga Sempat Melihat Perubahan Perilaku, Warga Tumaluntung Satu Ditemukan Meninggal Dunia

128
×

Keluarga Sempat Melihat Perubahan Perilaku, Warga Tumaluntung Satu Ditemukan Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Keluarga Sempat Melihat Perubahan Perilaku, Warga Tumaluntung Satu Ditemukan Meninggal Dunia
Oplus_131072
banner 468x60

MINAHASA SELATAN, penasuara.com – Seorang warga Desa Tumaluntung Satu, Jaga II, Kecamatan Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan, Fendry Mandey (50), ditemukan meninggal dunia pada Minggu pagi. Peristiwa tersebut mengejutkan keluarga maupun masyarakat setempat.

Berdasarkan informasi yang diperoleh penasuara.com, beberapa hari sebelum kejadian, pihak keluarga melihat adanya perubahan perilaku korban. Menurut keterangan keluarga, korban kerap menyampaikan hal-hal yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Korban juga sempat mengaku mendengar pengumuman melalui pengeras suara desa yang menurut pihak keluarga tidak pernah disampaikan oleh pemerintah desa.

Advertisment
banner 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Sehari sebelum ditemukan meninggal dunia, korban juga sempat menceritakan kepada istrinya bahwa dirinya pergi ke sejumlah lokasi di sekitar wilayah Tareran. Namun, keluarga tidak mengetahui tujuan maupun aktivitas yang dilakukan korban.

Baca juga :  Diduga Langgar Jam Operasional dan Resahkan Warga, Satpol PP Batam Wacanakan Penindakan Gabungan di Club Warior

Pada pagi hari sekitar pukul 05.00 WITA, warga masih melihat korban berada di sekitar lingkungan rumah. Tidak lama kemudian, sekitar pukul 06.00 WITA, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di rumah kerabatnya.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pemerintah desa. Camat Tareran, Hizkia Kondoj, S.Sos, segera berkoordinasi dengan Polsek Tareran setelah menerima laporan dari Hukum Tua sekitar pukul 06.15 WITA. Hingga proses penanganan berlangsung, pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa menunggu kedatangan pihak kepolisian dan petugas kesehatan untuk melakukan pemeriksaan sesuai prosedur.

Dalam proses pemeriksaan di rumah korban, pihak keluarga juga menemukan sepucuk surat yang diduga ditulis oleh korban. Surat tersebut selanjutnya menjadi bagian dari penanganan pihak berwenang.

Baca juga :  Berawal dari Polsek Tareran, Kini Tiga Perwira Berpangkat AKP Sukses Pimpin Polsek dan Angkat Citra Polri

Menurut informasi dari pemerintah desa, prosesi pemakaman korban direncanakan dilaksanakan pada hari yang sama.

Camat Tareran Hizkia Kondoj, S.Sos menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia juga mengajak masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi psikologis anggota keluarga maupun lingkungan sekitar.

“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk saling memperhatikan dan memberikan dukungan kepada anggota keluarga atau warga yang mengalami perubahan perilaku maupun tekanan emosional. Kepedulian bersama sangat penting agar mereka dapat memperoleh pendampingan dan bantuan yang dibutuhkan,” ujar Hizkia Kondoj.

Pihak kepolisian masih melakukan penanganan sesuai prosedur untuk memastikan seluruh fakta terkait peristiwa tersebut.

Baca juga :  FERADI WPI Bersama UUN/Fam Fuk Tjhong berencana laporkan Polda Banten ke Propam Mabes Polri, Hingga saat ini terduga Dalang Penculikan UUN diduga belum tersentuh Hukum

Redaksi penasuara.com menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Bagi siapa pun yang sedang mengalami tekanan emosional atau merasa kewalahan, penting untuk mencari dukungan dari keluarga, sahabat, tokoh agama, atau tenaga kesehatan. Dukungan dan pertolongan tersedia, dan tidak perlu menghadapi situasi sulit seorang diri.

Catatan Redaksi

Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!