Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
NewsNusa Tenggara Timur

Bentrok Maut di Flores Timur: 3 Tewas, Ratusan Aparat Diterjunkan ke Lokasi

116
×

Bentrok Maut di Flores Timur: 3 Tewas, Ratusan Aparat Diterjunkan ke Lokasi

Sebarkan artikel ini
Bentrok Maut di Flores Timur: 3 Tewas, Ratusan Aparat Diterjunkan ke Lokasi
banner 468x60

Flores Timur, penasuara.com – Bentrokan antarwarga pecah di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (18/7/2026) pagi.

Insiden berdarah yang melibatkan kelompok pemuda dari Desa Narasaosina dan Desa Waeburak ini mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, 20 rumah terbakar, dan tujuh orang menderita luka-luka.

Advertisment
banner 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kapolres Flores Timur, AKBP Adhitya Octorio Putra, mengonfirmasi bahwa seluruh korban meninggal dunia adalah laki-laki. Dua korban berasal dari Desa Narasaosina, sementara satu korban lainnya merupakan warga Desa Waeburak.

Baca juga :  UPS Tegal Jadi Panggung Talenta Sastra Jawa Tengah, 67 Mahasiswa Beradu Prestasi di PEKSIMIDA 2026

“Tiga korban meninggal dunia akibat bentrokan semuanya laki-laki,” ujar Adhitya saat dikonfirmasi, Sabtu (18/7/2026). Ia menambahkan, para korban memiliki rentang usia antara 21 hingga 60 tahun.

Selain korban tewas, tercatat tujuh warga mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, empat orang harus menjalani perawatan medis intensif; dua orang dirujuk ke RSUD Larantuka—termasuk seorang perempuan berusia 63 tahun—dan dua lainnya dirujuk ke Kabupaten Lembata.

Baca juga :  Personel Polsek Bareng Laksanakan Pemantauan Tanaman Jagung Kuartal II Tahun 2026 dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan

Tiga korban lainnya dilaporkan hanya mengalami luka ringan dan telah diizinkan pulang setelah mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Pratama Adonara.

Hingga Sabtu siang, aparat kepolisian dibantu personel TNI masih bersiaga ketat di lokasi kejadian. Pengerahan pasukan ini dilakukan untuk meredam eskalasi konflik dan mengantisipasi bentrokan susulan.

Meskipun Kapolres Flores Timur menyatakan situasi di lokasi sudah kondusif, pihak kepolisian tetap melakukan pendalaman terkait pemicu utama pecahnya bentrokan tersebut.

Baca juga :  Kapolda Sulbar: Menanam Pohon Setiap Kenaikan Pangkat Adalah Sedekah Jariyah Yang Abadi

“Situasi sudah kondusif, tapi personel masih di lokasi untuk antisipasi (bentrokan) susulan,” pungkas Adhitya.

Catatan Redaksi

Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!