Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
NewsSulawesi Utara

Tak Gentar Meski Bertubuh Mungil, Elgio Rantung Harumkan Nama Lansot di Karate Minahasa Open

1530
×

Tak Gentar Meski Bertubuh Mungil, Elgio Rantung Harumkan Nama Lansot di Karate Minahasa Open

Sebarkan artikel ini
Tak Gentar Meski Bertubuh Mungil, Elgio Rantung Harumkan Nama Lansot di Karate Minahasa Open
banner 468x60

MINAHASA, penasuara.com – Di balik posturnya yang mungil, tersimpan semangat juang yang luar biasa. Itulah yang ditunjukkan Elgio Rantung, karateka cilik asal Desa Lansot, Kecamatan Tareran, saat tampil memukau pada Karate Minahasa Open Tournament 2026 yang digelar di Gedung Wale Ne Tou, Tondano, Minggu (5/7/2026).

 

Advertisment
banner 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Lahir di Manado, 15 Juli 2019, Elgio yang masih duduk di bangku kelas II Sekolah Dasar dengan tinggi badan 114 sentimeter dan berat badan 20 kilogram sukses mencuri perhatian penonton saat berlaga di kelas Kata Festival.

 

Dengan gerakan yang tegas, penuh percaya diri, dan semangat pantang menyerah, karateka muda Dojo Tareran United itu mampu bersaing dengan peserta lainnya hingga akhirnya meraih medali perak.

Baca juga :  Detik Detik Kemerdekaan di Kisar, Pulau Perbatasan NKRI

 

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga, Dojo Tareran United, serta masyarakat Desa Lansot dan Kecamatan Tareran. Di usianya yang masih sangat muda, Elgio telah menunjukkan bahwa tekad, disiplin, dan kerja keras mampu mengalahkan keterbatasan fisik maupun pengalaman.

 

Pelatih Dojo Tareran United, Sterry Runtuwene, mengaku bangga atas perjuangan anak didiknya tersebut. Menurutnya, Elgio merupakan sosok atlet yang memiliki semangat belajar tinggi dan tidak pernah menyerah saat menjalani latihan.

 

“Elgio adalah anak yang rajin berlatih, disiplin, dan memiliki keberanian tampil di atas tatami. Medali perak ini merupakan hasil dari kerja kerasnya selama ini. Kami bangga dengan pencapaiannya dan berharap ini menjadi motivasi agar ia terus berkembang serta meraih prestasi yang lebih tinggi pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya,” ujar Sterry Runtuwene.

Baca juga :  Kebakaran Hutan Terjadi di Desa Rumoong Atas Dua, Damkar Minsel Lakukan Pemadaman

 

Sterry juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang terus memberikan dukungan penuh terhadap perkembangan anak-anak dalam dunia olahraga, khususnya karate.

 

“Prestasi tidak lahir secara instan. Dibutuhkan kerja sama antara atlet, pelatih, dan orang tua. Kami berharap semakin banyak bibit-bibit muda dari Kecamatan Tareran yang berani tampil dan mengharumkan nama daerah melalui olahraga karate,” tambahnya.

Baca juga :  Reses H Aziz Fauzan: Aspirasi Warga Tak Boleh Berhenti di Atas Kertas

 

Karate Minahasa Open Tournament 2026 menjadi ajang pembuktian bagi para karateka muda dari berbagai daerah di Sulawesi Utara. Kehadiran Elgio Rantung yang tampil penuh semangat sekaligus membawa pulang medali perak menjadi bukti bahwa masa depan karate Tareran memiliki regenerasi yang menjanjikan.

(BT)

Catatan Redaksi

Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!