Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
MalukuNews

Petugas berhasil menggagalkan penyelundupan satwa lindung.

223
×

Petugas berhasil menggagalkan penyelundupan satwa lindung.

Sebarkan artikel ini
Petugas berhasil menggagalkan penyelundupan satwa lindung.
banner 468x60

Maluku, penasuara.com – Petugas gabungan yang terdiri Personel Pam Kodaeral IX, Polsek KPYS, Karantina serta BKSA Maluku, berhasil menggagalkan aksi penyelundupan sejumlah satwa dilindungi yang disembunyikan secara rapi di area kapal dalam sebuah operasi pengawasan di atas KM Ciremai yang tengah bersandar di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan tersebut berawal saat personel Pam Pelni Kodaeral IX yang dipimpin oleh Letda Laut (H) Ricko Aditya, S.H., bersama tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam Maluku dan Polsek Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso melaksanakan pengawasan serta pemeriksaan embarkasi penumpang.

Advertisment
banner 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dalam proses pemeriksaan yang dilakukan secara teliti dan penuh kewaspadaan, petugas menemukan barang bukti yang disembunyikan di Deck 5 dan Deck 6 bagian luar kapal.

Baca juga :  Sasar Jaringan Narkotika, Polda Sulbar Amankan Tiga Orang Sita Puluhan Saset Sabu di Malunda

Dari hasil pemeriksaan, petugas berhasil mengamankan sejumlah satwa dilindungi, di antaranya satu ekor Kakatua Koki, dua ekor Nuri Bayan, satu ekor Nuri Kepala Hitam, 10 ekor Cucak Emas Papua (satu ekor ditemukan dalam keadaan mati) dan ekor Jagal Papua.

Baca juga :  Semarak Dan Sukses Harkopnas ke-79 di Jombang: Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat, Berhadiah 2 Paket Umroh

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergitas antar instansi dan kesiapsiagaan personel di lapangan mampu menjadi garda terdepan dalam menggagalkan tindak kejahatan terhadap satwa liar.

Dengan keberanian, ketelitian, dan semangat pengabdian, Personel Pam Pelni Kodaeral IX tidak hanya menjaga keamanan pelabuhan, tetapi juga turut menjaga warisan alam bangsa dari ancaman perdagangan ilegal.

Seluruh barang bukti selanjutnya diamankan dan diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam Maluku untuk proses penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca juga :  Budi Rizkiyanto Serukan "Revolusi" Kepemimpinan Secara Damai dan Konstitusional

Aksi heroik ini menjadi cerminan nyata dedikasi prajurit Kodaeral IX dalam menjalankan tugas negara, menjaga kedaulatan, serta melestarikan keanekaragaman hayati Indonesia demi generasi mendatang.

Catatan Redaksi

Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!