Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
NewsSulawesi Barat

Warga Salurano Tolak Aktivitas TPA dan Blokade Akses, Pemkab Mamasa Siap Fasilitasi Audiensi dengan Bupati-wakil

140
×

Warga Salurano Tolak Aktivitas TPA dan Blokade Akses, Pemkab Mamasa Siap Fasilitasi Audiensi dengan Bupati-wakil

Sebarkan artikel ini
Warga Salurano Tolak Aktivitas TPA dan Blokade Akses, Pemkab Mamasa Siap Fasilitasi Audiensi dengan Bupati-wakil
banner 468x60

Mamasa, penasuara.com – Ketegangan kembali terjadi di lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Salurano, Desa Salurano, Kecamatan Tandukkalua, Kabupaten Mamasa. Pada Selasa (14/7/26) sekitar pukul 08.30 Wita, puluhan warga setempat menolak keras rencana kegiatan pembersihan yang akan dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kab. Mamasa. Sekitar 60 orang warga berkumpul di lokasi untuk menyampaikan penolakan mereka atas pengaktifan maupun aktivitas apa pun di TPA tersebut karena dinilai berpotensi merusak lingkungan hidup.

Advertisment
banner 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dalam pertemuan yang dihadiri Kapolsek Mamasa IPTU Ana Yudi Hayato, Kepala Bidang Persampahan DLH Kornelius, S.E., serta perwakilan warga Lk. Soniawan (Bapak Diki) dan Lk. Apriyanto, warga menegaskan sikap tegas mereka. Perwakilan warga menyatakan bahwa jika pemerintah daerah memaksakan kehendak tanpa memperhatikan aspirasi masyarakat, warga tidak akan segan melakukan perlawanan demi menyelamatkan lingkungan tempat tinggal mereka. “Jangan sampai kami bertindak bodoh,” ujar perwakilan warga sebagai peringatan agar pemda tidak mengambil langkah sepihak.

Baca juga :  Rumah Ambruk di Adiwerna, PMI Kabupaten Tegal Bergerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban

Menanggapi situasi tersebut, Kapolsek Mamasa menghimbau agar penyelesaian masalah TPA Salurano diselesaikan secara kekeluargaan dan musyawarah. Pihak kepolisian menekankan pentingnya menghindari tindakan anarkis atau pelanggaran hukum yang justru dapat merugikan warga sendiri. Sementara itu, dari pihak DLH, Kornelius menjelaskan bahwa kehadiran stafnya di lokasi semata-mata menjalankan instruksi pimpinan. Ia berjanji akan segera melaporkan penolakan ini kepada Bupati Mamasa untuk diambil kebijakan selanjutnya.

Baca juga :  Puting Beliung Melanda Tanjung Sengkuang Kota Batam, Area PT VME Ikut Terdampak

Sebagai hasil dari pertemuan yang berlangsung hingga pukul 13.00 Wita, disepakati bahwa Kepala Bidang Persampahan akan memfasilitasi audiensi langsung antara warga Salurano dengan Bupati Mamasa dalam waktu dekat. Namun, hingga keputusan resmi pembatalan atau peninjauan ulang TPA dikeluarkan oleh bupati, warga Salurano bertekad tetap memblokade akses masuk menuju lokasi TPA.

Situasi di lapangan terpantau aman dan terkendali berkat pendampingan personel Polsek Mamasa. Kapolres Mamasa melalui Kapolsek terus memantau perkembangan situasi dan memastikan komunikasi antara pemerintah daerah dan warga tetap berjalan lancar demi mencegah eskalasi konflik di kemudian hari.

Baca juga :  ​Aksi Teatrikal Anti-Korupsi Warnai Karnaval HUT ke-81 RI di Merauke, Pelajar Cosplay Prabowo - Gibran

Sumber: Humas Polres Mamasa
Reporter: .

Catatan Redaksi

Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!