Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
NewsSulawesi Barat

Tahanan Polda Sulbar Rutin Ikuti Pembinaan Rohani Sebagai Sarana Introspeksi Diri

55
×

Tahanan Polda Sulbar Rutin Ikuti Pembinaan Rohani Sebagai Sarana Introspeksi Diri

Sebarkan artikel ini
Tahanan Polda Sulbar Rutin Ikuti Pembinaan Rohani Sebagai Sarana Introspeksi Diri
banner 468x60

Mamuju,penasuara.com- Sebagai bagian penting dari upaya pembinaan karakter, Dit Tahti Polda Sulawesi Barat secara rutin menyelenggarakan kegiatan pembinaan rohani bagi seluruh tahanan. Kali ini, kegiatan berlangsung bertepatan dengan pelaksanaan Salat Jumat berjamaah di ruang tahanan, Jumat (17/7/26).

Advertisment
banner 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Plt. Direktur Tahti Polda Sulbar, Kompol Ferrix Sandhy Anggara, secara khusus mengundang Ustaz Muhammad Rivai, untuk memimpin pelaksanaan ibadah sekaligus menyampaikan tausiyah pembinaan bagi para tahanan.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa proses pembinaan tidak hanya berfokus pada pengamanan semata, melainkan juga menyentuh aspek batin dan keimanan.

Baca juga :  Semangat Kemerdekaan, Dirlantas Polda Sulbar Tekankan Pelayanan yang Lebih Humanis dan Menyentuh Hati

Dalam pesan agama yang disampaikan, Ustaz Muhammad Rivai mengajak para tahanan untuk menjadikan masa penahanan ini sebagai momen untuk berintrospeksi diri, merenungi perbuatan yang telah dilakukan, serta kembali memperbaiki hubungan dengan Sang Pencipta dan sesama.

Melalui peningkatan keimanan dan ketakwaan, diharapkan setiap individu mampu memetik hikmah dari ujian yang sedang dijalani, berjanji untuk tidak mengulangi kesalahan dan bertekad kuat berubah menjadi pribadi yang lebih baik, bermanfaat, serta taat aturan kelak saat kembali ke tengah masyarakat.

Baca juga :  LAPBAS DPAC JOMBANG ADAKAN SANTUNAN ANAK YATIM DAN DO,A BERSAMA

Seluruh rangkaian ibadah dan kegiatan berjalan dengan tertib dan tetap dilaksanakan dengan ketat mematuhi prosedur serta standar pengamanan yang berlaku di lingkungan tahanan.

Plt. Dir Tahti menegaskan, pembinaan rohani ini diselenggarakan secara berkelanjutan karena dianggap sangat krusial.

“Kami ingin para tahanan tidak hanya sekadar menjalani masa tahanan, tetapi juga mendapatkan bekal pemahaman agama, kejernihan hati dan kekuatan mental untuk berubah. Tujuan akhirnya adalah agar mereka siap kembali bermasyarakat sebagai warga negara yang taat hukum dan berbudi luhur,” tuturnya.

Baca juga :  Pantau Stok BBM di Wilayah Deli Tua, Polsek Deli Tua Pastikan Antrian Warga Tetap Tertib dan Kondusif

Sumber:Humas Polda Sulbar
Reporter:.

Catatan Redaksi

Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!