Jombang, penasuara.com – Sebanyak 11 mahasiswi Institut Agama Islam Bani Fattah (IAIBAFA) Jombang resmi diterjunkan untuk melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Kantor Urusan Agama (KUA) Desa Tampingmojo, Kecamatan Tembelang. Prosesi pembukaan sekaligus penyerahan mahasiswi berlangsung khidmat di kantor KUA setempat, Minggu (13/7/2026).

Penyerahan dilakukan langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) IAIBAFA, Dr. Salim Ashar, S.Ag., M.Pd.I, dan diterima oleh Kepala KUA Kecamatan Tembelang, H. Chusnul Chuluq, S.Ag.
Dalam sambutannya, Dr. Salim Ashar menyampaikan pesan penting kepada para mahasiswi. Menurutnya, PPL bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan momentum emas untuk mengasah kompetensi dan kepribadian.
“PPL ini bukan hanya ajang pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga proses belajar langsung di lapangan. Saya titipkan adik-adik untuk selalu mengedepankan etika, kreativitas, dan semangat kolaboratif selama menjalankan program kerja. Berinovasilah, berkontribusi nyata, dan jaga nama baik almamater IAIBAFA,” pesan beliau.
Dr. Salim juga berharap mahasiswi dapat menjadi agen perubahan yang membawa ide-ide segar dan solusi bagi permasalahan di masyarakat.
Sementara itu, Kepala KUA Tembelang, H. Chusnul Chuluq, S.Ag, menyambut baik kedatangan mahasiswi IAIBAFA. Ia menjelaskan bahwa selama satu bulan ke depan, para mahasiswi akan difokuskan pada tiga bidang utama.
“Kegiatan PPL ini insyaAllah berlangsung selama kurang lebih satu bulan. Fokus program kerjanya ada di bidang pendidikan, pelayanan masyarakat, dan keagamaan. Nanti adik-adik akan berkolaborasi langsung dengan warga Tampingmojo untuk merealisasikan program yang sudah dirancang, disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi lokal,” jelas H. Chusnul.
Ia menambahkan, kehadiran mahasiswi diharapkan mampu memberikan warna baru dalam kegiatan pembinaan umat di wilayah binaan KUA Tembelang.
Lebih lanjut, H. Chusnul menegaskan bahwa PPL memiliki dua manfaat besar. Bagi masyarakat, ini menjadi sarana transfer pengetahuan dan keterampilan dari perguruan tinggi. Sedangkan bagi mahasiswi, ini adalah media pembelajaran praktis.
“Melalui kegiatan ini kami berharap terjadi transfer ilmu antara mahasiswi dan masyarakat. Ini juga menjadi media pembelajaran praktis bagi mahasiswi dalam membangun kedewasaan sosial dan menumbuhkan kepedulian terhadap pembangunan,” tegasnya.
Dengan dimulainya PPL ini, KUA Tembelang dan IAIBAFA berharap sinergi yang terjalin dapat terus berlanjut. Program-program yang dijalankan diharapkan tidak hanya selesai di atas kertas, tetapi benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Tampingmojo.
Catatan Redaksi
Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.















