Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
NewsSumatera Utara

Ketua DPD Partai Golkar dan Ketua DPD Partai Nasdem TapTeng membahas gerakan perubahan pada tahun 2029

46
×

Ketua DPD Partai Golkar dan Ketua DPD Partai Nasdem TapTeng membahas gerakan perubahan pada tahun 2029

Sebarkan artikel ini
Ketua DPD Partai Golkar dan Ketua DPD Partai Nasdem TapTeng membahas gerakan perubahan pada tahun 2029
banner 468x60

Tapanuli Tengah (Sumut) : penasuara.com – Beredar foto pertemuan yang menarik perhatian publik: Ketua DPD Partai NasDem Tapteng Rahmansyah Sibarani, S.H., M.H. dan Ketua DPD Partai Golkar Tapteng Joneri Sihite, S.E. terlihat duduk bersama dalam satu meja. Pertemuan ini memunculkan beragam tafsir politik: sekadar silaturahmi, konsultasi, atau awal konsolidasi kekuatan baru di Tapanuli Tengah? Pada Jumat 7/8/2026

Apa yang Terjadi di Balik Pertemuan?
Pertemuan kedua pimpinan partai besar ini bukan tanpa alasan. Disebutkan adanya persamaan pandangan terhadap kondisi pemerintahan Kabupaten Tapanuli Tengah saat ini, serta keprihatinan bersama atas nasib masyarakat pascabencana banjir yang hingga kini belum sepenuhnya tertangani dengan baik.

Advertisment
banner 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Lebih dari itu, kabarnya langkah ini baru permulaan. Rahmansyah Sibarani dan Joneri Sihite berencana mengajak Ketua Partai Politik lainnya untuk turut bersatu, menyatukan kekuatan demi memperbaiki tata kelola Tapanuli Tengah yang dinilai sudah amburadul, menuju pemerintahan yang lebih baik dan berpihak pada rakyat.

Baca juga :  Jelang HUT Bhayangkara ke 80, Polres Jombang Gelar Anjangsana ke Anggota Yang Sakit Hingga Purnawirawan Polri

Siapa yang Akan “Jantungan”?
Pertemuan ini menjadi sinyal yang cukup jelas bagi semua pihak:
“Ini bisa membuat para pemain politik yang selama ini nyaman bermain di tengah perpecahan mulai menghitung ulang langkah.”

Baca juga :  Pulau Kisar Permata Kecil di Perbatasan.

Namun di atas segalanya, ada satu hal yang patut diingat bersama:
Bagi rakyat, yang paling penting bukan siapa yang paling kuat. Yang penting adalah: siapa yang benar-benar memperjuangkan kepentingan masyarakat Tapanuli Tengah.

Publik kini menantikan: apakah pertemuan ini benar-benar melahirkan persatuan kekuatan politik demi perbaikan nasib Tapteng dan penyelesaian masalah pascabencana? Atau sekadar pertemuan biasa tanpa dampak nyata? Warga Tapanuli Tengah berhak menilai dari bukti, bukan sekadar janji.

Baca juga :  Merah Putih Berkibar, Polresta Mamuju Khidmat Peringati HUT ke-81 RI

(.)

Catatan Redaksi

Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!