Batam, penasuara.com — Seorang petugas keamanan proyek konstruksi di Kota Batam, Ujang, mengeluhkan layanan dari penyedia jasa pesan antar GrabFood dan Rumah Makan Ayam Dower cabang Lubuk Baja pada Senin (27/7/26) dini hari. Keluhan tersebut dipicu oleh ketidaksesuaian pesanan makanan dan dugaan perlakuan kurang menyenangkan dari mitra pengemudi.
Peristiwa ini bermula ketika Ujang memesan menu soto melalui aplikasi pesan antar tersebut sekitar pukul 00.35 WIB. Namun, setibanya di lokasi penjagaan, makanan yang diterima dinilai tidak sesuai dengan deskripsi menu yang dipesan.
“Saya memesan soto, tetapi yang datang justru berupa mi bihun rebus dan tahu, tanpa sambal atau pelengkap soto pada umumnya. Saya sempat mempertanyakan apakah ini benar soto atau bukan,” ungkap Ujang.
Selain keluhan mengenai menu makanan, Ujang juga menyayangkan sikap mitra pengemudi yang mengantarkan pesanan tersebut. Berdasarkan pengakuannya, ketika ia menanyakan kembali mengenai total harga pesanan, pengemudi diduga memberikan respons yang tidak etis.
“Saat saya menanyakan total harga, respons yang diberikan kurang sopan dan sempat melontarkan kata-kata kasar. Pelayanan seperti ini tentu sangat disayangkan,” tambahnya.
Atas insiden tersebut, Ujang berharap pihak manajemen GrabFood maupun Rumah Makan Ayam Dower dapat melakukan evaluasi terhadap standar pelayanan serta kualitas mitra mereka di lapangan. Hal ini dinilai penting agar pelayanan kepada konsumen bisa lebih ramah, profesional, dan sesuai dengan pesanan.
Sebagai bentuk penerapan asas keberimbangan berita, upaya konfirmasi telah dilakukan kepada pihak-pihak terkait. Namun, hingga berita ini diturunkan, pihak perwakilan manajemen GrabFood maupun Rumah Makan Ayam Dower cabang Lubuk Baja belum memberikan keterangan atau tanggapan resmi mengenai keluhan konsumen tersebut.
Catatan Redaksi
Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.















