Ogan Ilir, penasuara.com — Suasana khusyuk dan penuh haru menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tanjung Raja pada Jumat (10/7/26). Sebanyak 906 warga binaan yang terdiri dari tahanan dan narapidana tampak memadati area Lapas guna mengikuti kegiatan Safari Dakwah yang diselenggarakan oleh Komunitas Riau Indonesia Mengaji bekerja sama dengan pihak Lapas setempat.
Acara yang berlangsung di fasilitas Lapas yang berlokasi di Jl. Sultan Mahmud Badaruddin II, Kelurahan Tanjung Raja Barat, Kecamatan Tanjung Raja ini menghadirkan penceramah kondang Tanah Air, Habib Ahmad Al-Habsyi.
Mengusung tema besar “Waqaf One Family One Qur’an”, kegiatan ini tidak hanya sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum penting dalam pembinaan kerohanian bagi para warga binaan. Program ini bertujuan untuk membekali setiap warga binaan dengan pedoman hidup beragama yang kuat serta membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di dalam lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas IIA Tanjung Raja, Yhoga Aditya Riswanto, A.Md.IP., S.H., M.Hum., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Pembinaan kerohanian adalah pilar utama dalam sistem pemasyarakatan. Kami berharap kehadiran Habib Ahmad Al-Habsyi dan program wakaf Al-Qur’an ini mampu menjadi penerang hati para warga binaan agar kelak mereka siap kembali ke tengah masyarakat menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Dalam tausiyahnya, Habib Ahmad Al-Habsyi memberikan pesan-pesan menyentuh terkait pintu ampunan Tuhan yang selalu terbuka bagi siapa saja yang berniat tulus untuk bertobat.
Pesan tersebut tampak disimak dengan saksama oleh ratusan warga binaan, di mana sebagian di antaranya tak kuasa menahan haru.
Kegiatan bernuansa religius ini juga menjadi wujud sinergi yang sangat baik antarinstansi di Ogan Ilir dan sekitarnya. Hal ini dibuktikan dengan hadirnya sejumlah tokoh dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi mitra.
Mengingat kegiatan ini mengumpulkan massa dalam jumlah besar, yakni 906 warga binaan, aspek keamanan menjadi prioritas utama. Guna memastikan kelancaran dan ketertiban acara, sistem pengamanan berlapis secara terbuka maupun tertutup telah disiagakan.
Pengamanan ketat namun tetap humanis ini dikoordinasikan secara langsung oleh personel gabungan dari Polsek Tanjung Raja bersama jajaran pengamanan internal Lapas Kelas IIA Tanjung Raja.
Catatan Redaksi
Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.















