Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
NewsSumatera Utara

Bupati TapTeng Masinton Pasaribu Dampingi Tim Supervisi Pusat Tinjau Progres Penanganan Pascabencana Di TapTeng

176
×

Bupati TapTeng Masinton Pasaribu Dampingi Tim Supervisi Pusat Tinjau Progres Penanganan Pascabencana Di TapTeng

Sebarkan artikel ini
Bupati TapTeng Masinton Pasaribu Dampingi Tim Supervisi Pusat Tinjau Progres Penanganan Pascabencana Di TapTeng
banner 468x60

TapTeng,(Sumut) : penasuara.com – Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu, S.H., M.H., pada Rabu 29 Juli 2026 mendampingi Tim Supervisi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam yang dipimpin oleh Koordinator Wilayah Sumatera Utara, Brigjen TNI Fadjar Tjahjono, S.I.P., dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) progres penanganan bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan lapangan secara langsung ke sejumlah titik terdampak bencana, di antaranya areal persawahan di Kelurahan Bonalumban, pembangunan tanggul di Kelurahan Sipange, serta pembangunan sabo dam di Lingkungan V, Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan progres rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan sesuai perencanaan serta memberikan dampak nyata bagi pemulihan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Tim Supervisi yang dipimpin Brigjen TNI Fadjar Tjahjono. Kami berharap pembangunan sabo dam di Kecamatan Tukka dapat terus dilanjutkan hingga selesai.

Advertisment
banner 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

.kian juga, kami mengharapkan pembangunan sabo dam di Kelurahan Sipange sehingga masyarakat tidak lagi dihantui rasa khawatir dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala,” kata Bupati Tapteng.
Bupati memaparkan bahwa Tapanuli Tengah merupakan salah satu wilayah yang mengalami dampak bencana cukup berat di Sumatera Utara. Di Kelurahan Hutanabolon dan Kelurahan Sipange, terjangan banjir membawa material sedimen dalam jumlah besar yang merusak lingkungan serta melumpuhkan aktivitas warga di setiap hujan datang warga selalu merasa was-was banjir susulan datang.
Meski Pemkab Tapteng memiliki keterbatasan sumber daya, pemerintah daerah terus berupaya melakukan percepatan penanganan dengan mengoptimalkan kewenangan yang ada serta memperkuat sinergi bersama pemerintah pusat, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan.

Baca juga :  Ketua Tim Advokasi Fam Fuk Tjhong alias Uun, Revan Pratama Wijaya SH: Masih Tunggu SP2HP Lanjutan Polda Banten

“Kami berkomitmen untuk melakukan penanganan secara cepat demi membantu masyarakat. Seluruh proses penanganan bencana dilakukan secara terbuka, transparan, dan bertanggung jawab, tanpa ada niat ataupun tindakan yang menyimpang dari ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Baca juga :  Dr. (c) Adv. Rikha Permatasari dan Pemerhati Kebijakan Publik Budi Rizkiyanto Serukan Rakyat Mengawal Konstitusi dan Menolak Setiap Bentuk Ketidakadilan

Sementara itu, Koordinator Wilayah Sumatera Utara, Brigjen TNI Fadjar Tjahjono, S.I.P., menjelaskan bahwa Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) memiliki peran strategis sebagai unsur pelaksana lapangan Posko Nasional. Tugas utama tim ini meliputi penyajian data faktual dan terverifikasi, memantau kesesuaian perencanaan dengan pelaksanaan fisik, mengidentifikasi hambatan di lapangan, hingga memberikan peringatan dini terhadap potensi keterlambatan target.

Tim Monev juga memiliki kewenangan untuk meminta dokumen pelaksanaan, melakukan pengecekan fisik langsung, serta menyampaikan rekomendasi resmi kepada Posko Nasional guna mendukung pengambilan kebijakan strategis.
Melalui kegiatan monev ini, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan semakin kuat, sehingga berbagai permasalahan rehabilitasi dan rekonstruksi di Tapanuli Tengah dapat segera terselesaikan dan manfaatnya lekas dirasakan oleh masyarakat terdampak.

Baca juga :  Pemkab MBD Gelar Upacara HUT RI Ke 81 di Lapangan Kalwedo Tiakur

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Koordinator Wilayah Sumatera Utara Kombes Pol. . Widiarso, Kepala Posko Data Tamimi Hendra Kusuma, Direktur Fasilitasi Korban dan Pengungsian Kedeputian Kedaruratan BNPB Nelwan Harahap, Danrem 023/Kawal Samudera, Dandim 0211/Tapanuli Tengah, para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah, Camat Tukka, Lurah Hutanabolon, Lurah Sipange, serta masyarakat setempat yang turut mengikuti rangkaian kegiatan monitoring dan evaluasi.

(.)

Catatan Redaksi

Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!