Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
NewsSumatera Utara

Banjir Dua Hari Berturut-Turut Rendam Tukka: Bupati Tapteng Masinton Pasaribu Belum Terlihat Langsung ke Lokasi.

131
×

Banjir Dua Hari Berturut-Turut Rendam Tukka: Bupati Tapteng Masinton Pasaribu Belum Terlihat Langsung ke Lokasi.

Sebarkan artikel ini
Banjir Dua Hari Berturut-Turut Rendam Tukka: Bupati Tapteng Masinton Pasaribu Belum Terlihat Langsung ke Lokasi.
banner 468x60

Tukka-Tap Teng (Sumut) : penasuara.com – Keresahan masyarakat semakin dalam. Banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatra Utara (Sumut).

Selama dua hari berturut-turut, pada 17 dan 18 Juli 2026. Padahal wilayah ini sudah berkali-kali menjadi langganan bencana air bah. Minggu (19/07/2026)

Advertisment
banner 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Berdasarkan pantauan langsung:
– 17 July: Banjir merendam Lingkungan I, II, dan IV Kelurahan Sipange akibat pendangkalan sungai yang belum tertangani.

Baca juga :  Tragedi Dini Hari di Karanganyar Tegal: Lansia Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Sumur Belakang Rumah

– 18 July: Dampak semakin meluas. Lingkungan III Kelurahan Bonalumban tergenang, sementara di Kelurahan Hutanabolon, tanggul Sungai Sigala-gala jebol tepat di kawasan pembangunan Sabo Dam, membanjiri Lingkungan II, III, dan IV.

TANDA TANYA KEHADIRAN PIMPINAN
Di tengah kekhawatiran warga yang rumahnya kembali terendam, Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, S.H., M.H., hingga saat ini belum terlihat meninjau lokasi kejadian sama sekali.

Masyarakat bertanya-tanya: Di mana kehadiran pemimpin daerah saat rakyat sedang kesulitan? Warga mengharapkan kehadiran langsung bukan sekadar laporan dari jauh, untuk memastikan penanganan darurat berjalan baik dan mendengar langsung keluh kesah warga.

Baca juga :  Polsek Balige Lakukan Penanganan dan Evakuasi Penemuan Mayat di Tepi Pantai Danau Toba

Warga Kecamatan Tukka semakin mendesak:
* Segera perbaiki tanggul yang jebol dan percepat penyelesaian Sabo Dam

* Lakukan normalisasi sungai secara menyeluruh dan tuntas

* Hentikan penanganan sementara, segera wujudkan infrastruktur pengendali banjir jangka panjang

Banjir tidak boleh dibiarkan terus berulang tanpa solusi nyata. penasuara.com tetap membuka ruang hak jawab resmi dari Bupati maupun Pemkab Tapteng demi keseimbangan informasi.

(.)

Catatan Redaksi

Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!