Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Jawa TengahNews

Asap Hitam Membumbung di Langit Dukuhwaru! Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Tumpukan Ban Bekas

126
×

Asap Hitam Membumbung di Langit Dukuhwaru! Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Tumpukan Ban Bekas

Sebarkan artikel ini
Asap Hitam Membumbung di Langit Dukuhwaru! Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Tumpukan Ban Bekas
banner 468x60

Tegal, penasuara.com – Kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi dari Desa Gumayun, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, setelah tumpukan ban bekas yang berada di pekarangan warga dilalap si jago merah, Kamis sore.

Peristiwa tersebut sempat memicu kepanikan warga karena lokasi kebakaran berada tidak jauh dari kawasan permukiman.

Advertisment
banner 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Warga berhamburan keluar rumah saat kobaran api terus membesar. Kekhawatiran muncul lantaran api berpotensi merembet ke bangunan di sekitarnya apabila tidak segera dikendalikan.

Asap tebal yang dihasilkan dari material karet terbakar juga menyelimuti area sekitar sehingga menarik perhatian masyarakat.

Baca juga :  Niat Usut Kasus Pemukulan, Dua Pria di Sikka Justru Berakhir Jadi Korban Penikaman Brutal

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tegal, Agus Sukoco, melalui Kepala Seksi Pemadaman dan Penyelamatan, Nawawi, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 17.15 WIB dari seorang warga bernama Nurseto.

“Begitu menerima laporan, petugas langsung bergerak cepat menuju lokasi. Dua unit mobil pemadam dari Pos Slawi dan Pos Adiwerna kami kerahkan agar api dapat segera dikendalikan sebelum menjalar ke rumah-rumah warga,” ujar Nawawi.

Tim Pemadam Kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 17.30 WIB dan langsung melakukan pemadaman serta pengendalian titik api.

Baca juga :  Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Desa Kedungjati Sambang Tanaman Jagung Milik Warga Binaan

Proses penanganan berlangsung cukup menantang karena tumpukan ban bekas merupakan material yang mudah terbakar dan menghasilkan panas tinggi disertai kepulan asap pekat.

Berkat respons cepat petugas Damkar, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke permukiman warga. Hingga proses pemadaman selesai, tidak dilaporkan adanya korban jiwa.

Petugas juga memastikan lokasi tetap dalam pemantauan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar tidak menumpuk material mudah terbakar, seperti ban bekas, di sekitar lingkungan permukiman.

Baca juga :  TURNAMEN FUTSAL AMGPM CUP 2026 RESMI DIBUKA, PERTAMA KALI DIGELAR DI PULAU KISAR HADIAH TOTAL CAPAI RP 36,5 JUTA

Selain berisiko memicu kebakaran, pembakaran atau kebakaran ban bekas juga dapat menghasilkan asap yang membahayakan kesehatan serta mencemari lingkungan.

Sinergi antara masyarakat dan petugas menjadi kunci dalam mencegah serta meminimalkan dampak kebakaran di wilayah permukiman.

Catatan Redaksi

Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!