Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Jawa TengahNews

Dugaan Tawuran Pelajar Bersenjata Tajam Gegerkan Dukuh Jomblang, Polisi Bergerak Cepat

46
×

Dugaan Tawuran Pelajar Bersenjata Tajam Gegerkan Dukuh Jomblang, Polisi Bergerak Cepat

Sebarkan artikel ini
Dugaan Tawuran Pelajar Bersenjata Tajam Gegerkan Dukuh Jomblang, Polisi Bergerak Cepat
banner 468x60

Tegal, penasuara.com — Dugaan tawuran antarpelajar yang diduga melibatkan senjata tajam terjadi di wilayah Dukuh Jomblang, Desa Dukuhwringin, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, Rabu (27/8/2026) malam.

Informasi mengenai kejadian tersebut diterima Polsek Slawi, Polres Tegal, melalui layanan Call Center 110 sekitar pukul 19.30 WIB. Mendapat laporan masyarakat, personel kepolisian langsung bergerak melakukan patroli dan penyisiran di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi kejadian.

Advertisment
banner 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Langkah cepat tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan situasi tetap aman sekaligus mencegah kemungkinan terjadinya bentrokan susulan maupun meluasnya aksi.

Baca juga :  Musim Kemarau Perparah Pendangkalan, Waduk Delingan Karanganyar Alami Penyusutan Air Signifikan

Petugas awalnya melakukan pengecekan di sekitar belakang Gedung Pemda Kabupaten Tegal. Namun, setelah dilakukan penyisiran, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda keributan di lokasi tersebut.

Petugas kemudian memperoleh informasi dari seorang pengendara sepeda motor yang melintas. Berdasarkan keterangan tersebut, personel kepolisian diarahkan menuju wilayah Dukuh Jomblang, Desa Dukuhwringin, ke arah Lebaksiu.

Setibanya di lokasi, polisi menemukan dua orang pelajar yang tengah meminta pertolongan kepada warga. Salah seorang di antaranya diketahui mengalami luka.

Baca juga :  TEROR TERHADAP PERS: Wartawan Batam Kritis Ditikam, Liputan Sindikat Judi dan Miras Diduga Jadi Pemicu

Pelajar yang mengalami luka selanjutnya dievakuasi ke RSUD dr. Soeselo Slawi untuk mendapatkan penanganan medis.
Polisi terus melakukan penelusuran dan pengamanan di sekitar lokasi guna memastikan situasi kondusif serta mengantisipasi kemungkinan adanya pelajar lain yang terlibat.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama pada jam-jam rawan, serta segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila mengetahui adanya indikasi tawuran atau membawa senjata tajam.

Baca juga :  544 Personel Naik Pangkat di Momen HUT Bhayangkara ke-80, Kapolda Sulbar: Tanggung Jawab dan Keteladanan Harus Makin Besar

Penanganan cepat terhadap laporan masyarakat melalui layanan 110 menjadi bagian penting dalam upaya kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Tegal.

Catatan Redaksi

Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!