Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Jawa BaratNews

Pendar Harapan di Tengah Tragedi: Kisah YTR Melawan Bayang-Bayang Penyekapan

125
×

Pendar Harapan di Tengah Tragedi: Kisah YTR Melawan Bayang-Bayang Penyekapan

Sebarkan artikel ini
Pendar Harapan di Tengah Tragedi: Kisah YTR Melawan Bayang-Bayang Penyekapan
Syahrul Ulum (26) adik dari korban penyekapan dan penganiayaan. Foto: Abisatya/kumparan
banner 468x60

Bandung, penasuara.com – Sebuah ruang perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung menjadi saksi bisu atas ketegaran YTR (29). Di tengah kondisi fisiknya yang hancur akibat luka berat di area wajah dan kepala, tak ada caci maki yang terlontar dari bibirnya. Alih-alih menyimpan dendam, kata pertama yang ia ucapkan justru adalah permohonan maaf kepada keluarganya.

Kisah pilu YTR baru terungkap pada Rabu (10/6/2026) malam. Setelah bertahun-tahun keberadaannya menjadi misteri, pihak keluarga tiba-tiba menerima pesan dari nomor tak dikenal yang menyebutkan bahwa YTR tengah terbaring di Instalasi Gawat Darurat RSHS.

Advertisment
banner 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Mimpi Sederhana di Balik Luka Fisik

Syahrul Ulum (26), adik kandung YTR, mengungkapkan rasa takjub sekaligus hancur saat membagikan kondisi sang kakak pada Senin (22/6/2026). Selain meminta maaf, YTR merintihkan sebuah harapan yang menyayat hati: ia hanya ingin bisa kembali melihat dunia.

Baca juga :  Calon Ketua Kelompok Tani Merdeka Indonesia Air Sugihan di Tembak Dalam Musyawarah Sengketa Lahan Pertanian

Menyadari bahwa kondisi fisiknya mungkin tak lagi memungkinkan untuk kembali ke rutinitas lama, YTR kini menyemai mimpi yang lebih sederhana.

• Keinginan Mandiri: Ia bermimpi memiliki sebuah warung sembako kecil untuk menyambung hidup.

• Realita Masa Lalu: Harapan ini sangat kontras dengan latar belakangnya. Sebelumnya, YTR dikenal sebagai sosok cerdas yang mahir berhitung matematika. Dedikasinya di tempat kerja membuat kariernya melesat dari bagian produksi menjadi staf, bahkan ia sempat digadang-gadang akan dipromosikan sebagai pemimpin (leader).

Terputusnya Tiga Tahun yang Hilang

Masa depan cerah itu direnggut paksa selama rentang tahun 2023 hingga 2026. YTR diduga kuat menjadi korban penyekapan sekaligus penyiksaan oleh kekasihnya sendiri, seorang pria berinisial TH (30). Selama tiga tahun tersebut, TH disinyalir memindahkan YTR dari satu tempat ke tempat lain di sekitar wilayah Bandung untuk menyembunyikan jejaknya dari pelacakan keluarga.

Baca juga :  PEMANTAUAN PARKIR DI PINTU BARAT, BHABINKAMTIBMAS KELURAHAN RENTENG PASTIKAN SITUASI AMAN DAN KONDUSIF

Ketika keluarga akhirnya berhasil menemukannya di rumah sakit, pemandangan yang tersaji sangat membuat syok. Luka di wajah dan kepalanya begitu parah hingga sang adik mengaku sempat tak mengenali wajah kakaknya sendiri.

Dampak pada Keluarga:

• Trauma Mendalam: Kedua orang tua YTR mengalami guncangan psikologis (syok berat) sejak pertama kali melihat kondisi putri mereka.

• Kesetiaan Tanpa Batas: Hingga saat ini, mereka menolak untuk pulang dan terus berjaga mendampingi YTR di rumah sakit.

Baca juga :  Jarak Pandang Terbatas, 8 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Terdampak

• Pencarian Keadilan: Keluarga masih tak habis pikir bagaimana ada orang yang tega melakukan kekejaman sejauh itu kepada sosok yang selama ini dikenal sangat baik hati.

Kini, fokus utama keluarga adalah pemulihan fisik dan mental YTR, sembari terus berharap agar hukum dapat ditegakkan dengan seadil-adilnya bagi pelaku yang telah merenggut kebebasan dan impian masa mudanya.

Catatan Redaksi

Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!