Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Jawa TengahNews

Mobil Terjun ke Jurang Sedalam 300 Meter di Lebakbarang, Tiga Orang Menjadi Korban

94
×

Mobil Terjun ke Jurang Sedalam 300 Meter di Lebakbarang, Tiga Orang Menjadi Korban

Sebarkan artikel ini
Mobil Terjun ke Jurang Sedalam 300 Meter di Lebakbarang, Tiga Orang Menjadi Korban
banner 468x60

Pekalongan, penasuara.com – Kecelakaan tunggal terjadi di ruas jalan menuju Dukuh Pulosari, Desa Wonosido, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, Minggu (21/6/2026).

Sebuah kendaraan jenis Suzuki Futura dilaporkan terperosok ke jurang dengan kedalaman sekitar 300 meter di kawasan pegunungan setempat.

Advertisment
banner 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Peristiwa nahas tersebut terjadi di wilayah RPH Kapundutan, Petak 36, saat kendaraan melintasi jalur menanjak dan berkelok yang dikenal memiliki tingkat risiko cukup tinggi. Diduga kendaraan kehilangan kendali sebelum akhirnya keluar dari badan jalan dan jatuh ke dasar jurang.

Baca juga :  David vs Goliath di PN Tondano! Warga Tincep Mario Pangalila Tumbangkan Kajari Minahasa di Praperadilan

Insiden itu mengakibatkan adanya korban jiwa. Aparat kepolisian bersama unsur terkait segera melakukan upaya penanganan dan evakuasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
Kapolsek Lebakbarang, Iptu Daryanto, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan personel ke lokasi guna melakukan penanganan awal serta membantu proses evakuasi korban.

“Setelah menerima laporan, anggota langsung menuju lokasi untuk membantu proses evakuasi. Tiga orang menjadi korban dalam peristiwa ini,” ujar Iptu Daryanto.

Baca juga :  Jelang Pilkades Serentak 2026,Pemkab Humbahas Gandeng Polres Lewat Penandatanganan NPHD Pengamanan

Medan yang curam serta kondisi lokasi yang sulit dijangkau menjadi tantangan tersendiri dalam proses evakuasi. Petugas gabungan bekerja ekstra untuk mengevakuasi para korban dari dasar jurang menuju lokasi yang aman.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Sementara itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur pegunungan, terutama pada ruas jalan yang sempit, menanjak, dan memiliki tikungan tajam.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian dalam berkendara di kawasan pegunungan yang memiliki tingkat risiko tinggi, demi menghindari terjadinya kecelakaan serupa di kemudian hari.

Baca juga :  Setelah 7 Bulan Menunggu Upaya Nyata Harus Dihargai, Bukan di Ejek, Tapteng Juga Darurat Moral

Catatan Redaksi

Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!