Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Jawa TengahNews

Lansia yang Sempat Hilang Ditemukan Meninggal Mengapung di Sungai Cibiuk, Warga Widodaren Berduka

130
×

Lansia yang Sempat Hilang Ditemukan Meninggal Mengapung di Sungai Cibiuk, Warga Widodaren Berduka

Sebarkan artikel ini
Lansia yang Sempat Hilang Ditemukan Meninggal Mengapung di Sungai Cibiuk, Warga Widodaren Berduka
banner 468x60

Pemalang, penasuara.com – Suasana duka menyelimuti warga Desa Widodaren, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, setelah seorang wanita lanjut usia (lansia) yang sebelumnya dilaporkan hilang ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Cibiuk, Rabu menjelang siang.

Korban diketahui bernama Riyatin (76), seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Desa Widodaren RT 028 RW 004. Sebelum ditemukan, korban sempat dinyatakan hilang dan menjadi perhatian keluarga serta warga yang melakukan pencarian secara intensif sejak sehari sebelumnya.

Advertisment
banner 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kapolsek Petarukan AKP Amroni membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, korban diketahui meninggalkan rumah dan tidak kunjung kembali, sehingga pihak keluarga segera berkoordinasi dengan warga untuk melakukan pencarian di sejumlah lokasi yang diperkirakan menjadi jalur yang dilalui korban.

Baca juga :  Turnamen Futsal Tingkat Anak-Anak RW 05 Pondok Rejeki, Semangat Bakat Muda di Kuta Baru

“Sejak korban tidak kembali ke rumah, keluarga bersama warga melakukan pencarian. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia mengapung di Sungai Cibiuk, Desa Widodaren,” ujar AKP Amroni saat dikonfirmasi.

Baca juga :  Ditlantas Polda Sulbar Bagikan Bendera Merah Putih di SD Lengke: Tanamkan Cinta Tanah Air Sejak Dini

Penemuan jasad korban sontak menggegerkan warga sekitar. Aparat kepolisian bersama pihak terkait kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan proses evakuasi serta penanganan sesuai prosedur.

Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Desa Widodaren. Warga yang sebelumnya berharap korban segera ditemukan dalam keadaan selamat harus menerima kenyataan pahit atas kepergiannya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki anggota lanjut usia, agar meningkatkan pengawasan dan kepedulian, sehingga kejadian serupa dapat diminimalkan di kemudian hari.

Baca juga :  Meriah dan Penuh Makna! Kirab Budaya Nusantara SDN Kutogirang Semarakkan HUT RI ke-81

Catatan Redaksi

Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!