Maluku,penasuara.com-Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Barat Daya secara resmi melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-18 Kabupaten Maluku Barat Daya, bertempat di halaman Kantor Bupati, Selasa (21/07/2026). Mengusung tema besar “Berkarya Bersama MBD Semakin Berdaya”, peringatan ini menjadi momen syukur sekaligus tekad baru untuk terus memajukan daerah terluar ini.

Dalam amanatnya, Bupati Maluku Barat Daya, Benyamin Th. Noach, membuka peringatan ini dengan ucapan syukur mendalam kepada Tuhan Yang Maha Esa. “Kami mengucap syukur atas penyertaan-Nya, yang hingga saat ini masih memberikan ruang bagi seluruh anak bangsa Maluku Barat Daya untuk tetap berdiri sama tinggi, duduk sama rendah bersama daerah lain di Indonesia,” ujarnya.
Bupati juga menyampaikan terima kasih yang tulus dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pendiri, perintis, dan pejuang pemekaran Kabupaten Maluku Barat Daya. Beliau menyebut, berkat pengabdian, ketulusan, dan dedikasi mereka yang luar biasa, daerah ini dapat berdiri tegak hingga hari ini.
Terkait pelaksanaan upacara, Bupati mengakui peringatan kali ini digelar secara sederhana mengingat keterbatasan kemampuan fiskal daerah, namun hal itu tidak mengurangi kekhidmatan dan makna mendalam dari perayaan hari jadi daerah ini.
Pembangunan Fokus pada Manusia dan Harapan
Bupati menegaskan bahwa arah pembangunan di Maluku Barat Daya tidak hanya terpaku pada pembangunan fisik atau infrastruktur semata. “Pembangunan yang sesungguhnya berjalan melalui manusia. Kita berupaya membangun kepercayaan, membuka kesempatan, memperluas ruang usaha, dan yang paling penting adalah menghadirkan harapan kepada rakyat bahwa masa depan kita penuh dengan peluang dan kesuksesan,” tegasnya.
Berbagai capaian mulai terlihat nyata: pertumbuhan ekonomi terus meningkat, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terus bertambah, dan angka kemiskinan perlahan namun pasti menurun. Khusus terkait penanganan kemiskinan, Bupati menjelaskan bahwa pemerintah terus berupaya maksimal, sehingga angka kemiskinan yang pada tahun 2021 mencapai sekitar 29 persen, kini berhasil ditekan hingga menjadi 27 persen.
“Di tengah perjalanan membangun ini tentu ada kegagalan, namun tak sedikit pula prestasi yang kita raih, baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi. Ini adalah bukti nyata bahwa Maluku Barat Daya terus bergerak maju dan menjadi semakin lebih baik,” tambahnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara yang telah bekerja sungguh-sungguh memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, serta ucapan terima kasih kepada jajaran TNI, Polri, instansi vertikal, dan seluruh lapisan masyarakat yang telah mendukung penuh berbagai kebijakan—termasuk keberhasilan mengembangkan koperasi desa di seluruh wilayah.
Proyek Abadi Masela: Siapkan Diri Menuju 2030
Di sisi lain, Bupati menyampaikan kabar gembira terkait kemajuan proyek strategis nasional. Pada tanggal 16 Juli 2026 yang lalu, telah dilaksanakan peletakan batu pertama atau groundbreaking Proyek Abadi Masela di wilayah Tanimbar. Hal ini menempatkan Kabupaten Maluku Barat Daya dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar sebagai wilayah penghasil gas terbesar di Indonesia.
“Kami berharap seluruh masyarakat dapat mulai mempersiapkan diri sebaik mungkin, agar nantinya siap bergabung dan mengambil manfaat besar ketika proyek ini mulai beroperasi penuh pada tahun 2030 mendatang,” pungkasnya.
Penulis:.
Editor: .
Catatan Redaksi
Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.















