Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
NewsNusa Tenggara Timur

Niat Usut Kasus Pemukulan, Dua Pria di Sikka Justru Berakhir Jadi Korban Penikaman Brutal

153
×

Niat Usut Kasus Pemukulan, Dua Pria di Sikka Justru Berakhir Jadi Korban Penikaman Brutal

Sebarkan artikel ini
Niat Usut Kasus Pemukulan, Dua Pria di Sikka Justru Berakhir Jadi Korban Penikaman Brutal
banner 468x60

Sikka, penasuara.com – Sebuah konflik fisik mematikan terjadi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Seorang petani berusia 36 tahun dengan inisial TK menyerang dua pria menggunakan senjata tajam secara brutal. Akibat peristiwa ini, satu orang kehilangan nyawa, sementara satu lainnya menderita luka parah, pada Jumat (10/7/2026) siang.

Kronologi Awal dan Pemicu Konflik Berdasarkan penjelasan Kepala Seksi Humas Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga pada Sabtu (11/7/26), perselisihan ini berakar dari aksi pemukulan sebelumnya. Pada awalnya, dua korban, yakni GH dan F, bersama rekan-rekannya berangkat menuju Desa Heopuat, Kecamatan Hewokloang. Mereka bertujuan untuk melacak seseorang yang sebelumnya telah memukul F di Pasar Wairkoja, Kecamatan Kewapante.

Advertisment
banner 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Setibanya di lokasi, F langsung berhadapan dengan TK dan mengonfrontasi pria tersebut mengenai kejadian pemukulan. Sayangnya, pertanyaan tersebut justru memicu adu mulut yang kian memanas hingga berujung pada perkelahian fisik. Sebagai puncaknya, TK langsung merespons tekanan tersebut dengan menghunuskan pisau lalu menikam kedua korban di tengah keributan.

Baca juga :  Camat Kisar Utara Lakukan Monitoring Hari Ketiga Latihan Paskibra

Kondisi Para Korban Pascakejadian Serangan senjata tajam tersebut membawa dampak yang sangat fatal. Ipda Leonardus Tunga merinci bahwa pelaku menikam punggung GH, yang mengakibatkan pria tersebut tewas dengan luka berat. Di sisi lain, rekan GH, yaitu F, menderita luka tusuk yang sangat serius pada area dada sebelah kiri. Menindaklanjuti kondisi kritis tersebut, tim medis Rumah Sakit TC Hillers Maumere saat ini sedang merawat F secara intensif guna menyelamatkan nyawanya.

Baca juga :  Serikat Buruh Flobamora Gelar Diskusi Masalah Ketenagakerjaa

Pelaporan dan Penegakan Hukum Merespons kejadian tragis yang menimpa anggota keluarga mereka, kerabat korban tidak tinggal diam. Mereka langsung mendatangi Markas Kepolisian Sektor (Polsek) Kewapante untuk membuat laporan resmi kepolisian. Melalui laporan tersebut, pihak keluarga mendesak aparat kepolisian agar segera menangkap pelaku dan memproses tindak pidana pembunuhan ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca juga :  POLISI TEMUKAN BOTOL BEKAS BENSIN DI BELAKANG RUMAH TERBAKAR, DIDUGA ADA UNSUR KESENGAJAAN

Catatan Redaksi

Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!