TONDANO, penasuara.com – Turnamen sepak bola Soekarno Cup 2026 yang digelar DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara resmi berakhir setelah partai final yang berlangsung di Stadion Maesa, Tondano, Senin (6/7/2026). Persmin Junior sukses keluar sebagai kampiun usai menaklukkan Armada Kema dengan skor telak 3-0.
Partai puncak sekaligus penutupan turnamen berlangsung meriah dan dihadiri Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan, Olly Dondokambey, bersama jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara, kader, simpatisan, serta ribuan masyarakat yang memadati Stadion Maesa.
Momentum penyerahan trofi juara menjadi perhatian tersendiri ketika Franky Donny Wongkar (FDW), yang juga menjabat Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara, bersama Theodorus Kawatu (TK) menyerahkan langsung trofi dan hadiah kepada Persmin Junior sebagai juara pertama Soekarno Cup 2026.
Dalam sambutannya, Olly Dondokambey memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, dan masyarakat yang telah menyukseskan penyelenggaraan turnamen. Menurutnya, Soekarno Cup bukan hanya menjadi ajang kompetisi sepak bola, tetapi juga sarana memperkuat persaudaraan, menanamkan nilai sportivitas, serta melahirkan bibit-bibit atlet muda potensial di Sulawesi Utara.
“Soekarno Cup bukan hanya tentang mencari siapa yang menjadi juara, tetapi juga membangun semangat persaudaraan, sportivitas, dan melahirkan generasi muda yang berprestasi melalui olahraga. Semangat gotong royong yang menjadi nilai PDI Perjuangan harus terus hidup di tengah masyarakat,” ujar Olly.
Sementara itu, Franky Donny Wongkar menilai suksesnya pelaksanaan Soekarno Cup menunjukkan komitmen PDI Perjuangan dalam memberikan ruang pembinaan bagi atlet usia muda melalui olahraga.
“Kami berharap Soekarno Cup terus menjadi agenda pembinaan olahraga yang mampu melahirkan pemain-pemain muda berbakat dari Sulawesi Utara. Kegiatan seperti ini membuktikan bahwa olahraga mampu menyatukan masyarakat dalam semangat persaudaraan dan sportivitas,” kata FDW.
Hal senada disampaikan Theodorus Kawatu. Ketua DPC PDI Perjuangan Minahasa Selatan itu menegaskan bahwa dukungan terhadap dunia olahraga merupakan bagian dari upaya membangun karakter generasi muda yang disiplin, berintegritas, dan memiliki jiwa sportivitas.
“Melalui Soekarno Cup, kita tidak hanya mencetak juara di lapangan hijau, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang disiplin, berintegritas, dan menjunjung tinggi sportivitas. Inilah semangat yang harus terus kita pelihara bersama,” ungkap Theo Kawatu.
Penutupan Soekarno Cup 2026 berlangsung penuh semangat dengan antusiasme tinggi dari kader, simpatisan, serta masyarakat yang memadati stadion hingga akhir acara. Turnamen ini kembali menegaskan komitmen PDI Perjuangan dalam mendukung pengembangan olahraga, khususnya sepak bola, sebagai bagian dari upaya mencetak generasi muda Sulawesi Utara yang sehat, berprestasi, dan berkarakter.
(penasuara.com)
Catatan Redaksi
Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.















