Maluku, penasuara.com – Bupati Maluku Barat Daya Benyamin thomas Noach ST melakukan pertemuan langsung dan audiensi dengan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin,Jakarta, tanggal 24 Juni 2026.
Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk menyampaikan berbagai kebutuhan mendesak dan rencana pengembangan sektor kesehatan di wilayah kepulauan yang luas dan memiliki karakteristik geografis khusus.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati menyampaikan sebanyak 18 poin usulan utama guna meningkatkan akses, kualitas, dan kelengkapan pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat di Maluku Barat Daya. Usulan tersebut mencakup aspek sarana, prasarana, peralatan, hingga pemenuhan tenaga kesehatan.
Di antara poin-poin penting yang disampaikan adalah,
Pembangunan dan penyediaan sarana prasarana Puskesmas serta Puskesmas Pembantu (Pustu) di berbagai wilayah.
Pengadaan berbagai jenis alat kesehatan yang lengkap dan memadai.
Penyediaan ambulans dan Puskesmas Keliling Perairan — sangat dibutuhkan mengingat wilayah ini terdiri dari banyak pulau.
Pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (Solar Cell) agar fasilitas kesehatan tetap beroperasi stabil meski pasokan listrik terbatas.
Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) demi menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan pelayanan.
Pemenuhan tenaga kesehatan yang memadai di tingkat Puskesmas maupun Rumah, meliputi dokter spesialis, dokter umum, dokter gigi, serta tenaga medis dan paramedis lainnya,Peningkatan status dan fungsi sebanyak 9 unit Puskesmas yang saat ini belum memiliki layanan rawat jalan, menjadi Puskesmas lengkap dengan fasilitas rawat inap.
Peningkatan kelas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dari Tipe D menjadi Tipe C agar mampu menangani kasus yang lebih beragam dan kompleks,
Serta pembangunan fisik Rumah Sakit Umum Daerah di Tiakur sebagai pusat pelayanan utama.
Bupati menegaskan bahwa kebutuhan-kebutuhan tersebut sangat mendesak mengingat tantangan wilayah kepulauan, jarak antar pulau yang jauh, serta kondisi geografis yang kadang menyulitkan akses. Peningkatan fasilitas dan jumlah tenaga kesehatan diharapkan dapat memangkas rujukan yang harus dilakukan ke luar kabupaten, sehingga masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan jauh dan berisiko demi mendapatkan penanganan medis yang layak.
Menteri kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyambut baik pertemuan dan usulan yang disampaikan. Pihaknya berjanji akan meninjau satu per satu poin tersebut sesuai dengan prioritas, alokasi anggaran, dan ketentuan peraturan yang berlaku, guna mendukung pemerataan pelayanan kesehatan hingga ke daerah terluar dan perbatasan seperti Maluku Barat Daya.
Hasil tindak lanjut dari audiensi ini akan dipantau secara berkala oleh Pemerintah Daerah agar setiap usulan dapat diwujudkan secara bertahap demi kesejahteraan dan keselamatan kesehatan seluruh warga, pungkasnya.
Catatan Redaksi
Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.















