Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Jawa TengahNews

2.000 Nelayan Kabupaten Tegal Kini Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, Langkah Besar Pemkab Jaga Nyawa Pejuang Laut

104
×

2.000 Nelayan Kabupaten Tegal Kini Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, Langkah Besar Pemkab Jaga Nyawa Pejuang Laut

Sebarkan artikel ini
2.000 Nelayan Kabupaten Tegal Kini Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, Langkah Besar Pemkab Jaga Nyawa Pejuang Laut
banner 468x60

Tegal, penasuara.com – Penguatan perlindungan sosial bagi para nelayan di Kabupaten Tegal kembali menunjukkan komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Tegal dalam melindungi masyarakat pekerja sektor kelautan.

Sebanyak 2.000 nelayan kini resmi mendapatkan perlindungan melalui Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang dibiayai penuh menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Advertisment
banner 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Program tersebut menjadi angin segar bagi ribuan keluarga nelayan di wilayah Pantura Barat yang setiap hari harus menghadapi tingginya risiko saat mencari nafkah di tengah ganasnya gelombang dan cuaca ekstrem Laut Jawa.

Dengan adanya perlindungan ini, para nelayan memiliki kepastian jaminan sosial apabila mengalami kecelakaan kerja maupun risiko meninggal dunia saat menjalankan aktivitas melaut.

Baca juga :  Sat Samapta Polres Mamasa Kawal Bank Sulselbar Cabang Mamasa 24 Jam, Situasi Terjaga Kondusif

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tegal, Riesky Trisbiantoro, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan hasil sinergi strategis antara Pemerintah Kabupaten Tegal dan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk keberpihakan terhadap profesi nelayan yang memiliki tingkat risiko kerja sangat tinggi.

“Program ini merupakan wujud nyata keberpihakan Pemerintah Kabupaten Tegal kepada para nelayan. Melaut adalah pekerjaan yang penuh tantangan dan risiko.

Karena itu, pemerintah hadir memberikan perlindungan agar para nelayan merasa lebih tenang dalam bekerja serta keluarga yang ditinggalkan memiliki kepastian perlindungan apabila terjadi musibah,” ujar Riesky saat ditemui di ruang kerjanya.

Baca juga :  Wujud Kepedulian HUT Bhayangkara ke-80, Satlantas Polres Mamasa Gelar Bakti Sosial

Program ini tidak hanya menyasar nelayan yang beraktivitas di wilayah laut, tetapi juga mencakup para pencari ikan yang menggantungkan hidupnya di perairan umum daratan.

Dengan demikian, manfaat perlindungan sosial dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat pesisir maupun pelaku perikanan tradisional di Kabupaten Tegal.

Kehadiran program jaminan sosial ketenagakerjaan ini menjadi bukti bahwa pembangunan sektor kelautan tidak hanya berorientasi pada peningkatan hasil tangkapan, tetapi juga memperhatikan aspek keselamatan dan kesejahteraan para pelaku usaha perikanan.

Baca juga :  Si Jago Merah Mengamuk di Pagerbarang, Satu Rumah Ludes Terbakar, Warga Berhasil Selamat

Melalui perlindungan yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Tegal berharap para nelayan dapat bekerja dengan lebih aman, produktif, dan sejahtera, sekaligus memberikan ketenangan bagi keluarga yang menanti kepulangan mereka dari lautan.

Catatan Redaksi

Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!