Maluku, penasuara.com – Menanggapi pemberitaan yang beredar terkait penolakan permintaan bantuan ambulans untuk guru yang mengalami pecah ketuban di SD Negeri 1 Pulau-Pulau Terselatan, Kepala Puskesmas Wonrely, Agustinus Maupula,AMK,akhirnya memberikan klarifikasi resmi. Ia menyampaikan rasa penyesalannya atas informasi yang menyebutkan pihaknya menolak karena tidak ada bahan bakar.
“Kami sangat menyayangi pemberitaan yang menyebutkan alasan tidak ada bensin. Hal itu tidak benar sama sekali. Anggaran untuk bahan bakar selalu tersedia dan tangki ambulans selalu kami isi. Yang benar-benar menjadi kendala saat ini adalah ketiadaan sopir tetap yang bertugas,” tegas Oyang Maupula sapaan akrabnya.
Ia menjelaskan bahwa sebelumnya memang terdapat sopir khusus untuk ambulans di Puskesmas Wonrely, namun personel tersebut kini telah dialihkan penempatannya ke tugas lain menyusul kebijakan penempatan pegawai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Terkait prosedur pelayanan darurat, Kapus menjelaskan bahwa hal ini pernah dibahas dalam rapat lintas sektor. “Keputusan yang diambil adalah jika ada pasien yang butuh pertolongan mendesak, warga diminta membawa pasien ke Puskesmas menggunakan kendaraan sendiri. Nanti setelah pasien sudah ditangani, kami akan antar pulang menggunakan ambulans karena saat itu ada pegawai lain yang memiliki kemampuan menyetir,” ungkapnya.
Pihaknya sangat menyesal informasi yang sampai ke media tidak utuh dan kurang akurat. “Penyampaian informasi kepada wartawan haruslah benar-benar terverifikasi dan akurat. Jangan sampai menyebarkan hal yang tidak sesuai fakta, karena hal ini bisa merusak citra pelayanan kami di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Catatan Redaksi
Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.















