Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
MalukuNews

Keributan Pecah di Kapal Sabuk Nusantata 71:Penumpang Tak Terima Alih Labuh,4 ABK&Penumpang Terlibat bentrok

578
×

Keributan Pecah di Kapal Sabuk Nusantata 71:Penumpang Tak Terima Alih Labuh,4 ABK&Penumpang Terlibat bentrok

Sebarkan artikel ini
Keributan Pecah di Kapal Sabuk Nusantata 71:Penumpang Tak Terima Alih Labuh,4 ABK&Penumpang Terlibat bentrok
banner 468x60

 

Maluku,penasuara.com — Suasana tegang berubah menjadi keributan di atas kapal penumpang Sabuk Nusantara 71, setelah kapal diarahkan untuk berlabuh di Tiakur, Kabupaten Maluku Barat Daya, dan bukan di Dermaga Kaiwatu sesuai tujuan awal. Insiden ini memanas hingga terjadi bentrokan antara sekelompok penumpang dan empat Anak Buah Kapal (ABK).

Advertisment
banner 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Peristiwa itu bermula ketika kondisi cuaca di sekitar Dermaga Kaiwatu dinilai kurang bersahabat, sehingga pihak syahbandar mengeluarkan arahan agar kapal tidak bersandar di lokasi tersebut dan dialihkan berlabuh di Tiakur. Keputusan ini diambil demi faktor keselamatan pelayaran dan penumpang.

Baca juga :  Amazing Tegal Cup Jateng Open Karate Championship 2026 Resmi Dibuka, 826 Karateka Ramaikan GOR Tegal Selatan

Namun, sejumlah penumpang yang naik dari Amahai dengan tujuan akhir Pulau Moa ternyata tidak menerima keputusan tersebut. Kekecewaan memuncak dan situasi memanas, hingga akhirnya meletus keributan antara rombongan penumpang dan empat ABK kapal.

Berdasarkan informasi yang beredar, beberapa penumpang dalam rombongan yang terlibat keributan diduga berada dalam kondisi mabuk saat peristiwa berlangsung. Mereka dikatakan melampiaskan kekecewaan kepada pihak kapal atas dialihkannya tempat pemberangkatan. Empat ABK kapal sempat terlibat dalam upaya menghadapi dan meredakan situasi tersebut.

Baca juga :  PKS Gelar Jalan Sehat Peringati Hari Anak Nasional di Bukittinggi, Gratis dan Hadiah Melimpah

Seperti dilansir dari laman Facebook Info Nusantara, hingga saat ini kronologi lengkap pemicu keributan serta kondisi terkini para pihak yang terlibat masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak berwenang maupun pengelola kapal.

Peristiwa ini menjadi sorotan karena keputusan pengalihan tempat berlabuh sebelumnya diduga berkaitan dengan pertimbangan keselamatan akibat kondisi cuaca yang kurang mendukung di Dermaga Kaiwatu. Masyarakat berharap pihak terkait dapat segera memberikan penjelasan resmi agar informasi yang beredar tidak menimbulkan kesalahpahaman yang lebih luas.

Baca juga :  Ditlantas Polda Sulbar Maksimalkan Pengaturan Lalu Lintas di Lokasi Festival Rakyat Nusantara

Catatan Redaksi

Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!