Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Jawa TengahNews

Anggota Komisi II DPR RI Dorong Pendidikan Politik Sejak Dini untuk Siapkan Pemilih Berkualitas pada Pemilu 2029

115
×

Anggota Komisi II DPR RI Dorong Pendidikan Politik Sejak Dini untuk Siapkan Pemilih Berkualitas pada Pemilu 2029

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi II DPR RI Dorong Pendidikan Politik Sejak Dini untuk Siapkan Pemilih Berkualitas pada Pemilu 2029
banner 468x60

Tegal, penasuara.com – Pendidikan politik sejak dini dinilai menjadi langkah strategis dalam membangun kualitas demokrasi Indonesia di masa depan. Upaya tersebut penting dilakukan untuk mengurangi dominasi pemilih pragmatis yang masih menjadi salah satu tantangan dalam setiap penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu).

Hal itu disampaikan Anggota Komisi II DPR RI, .din Noor Aly, usai menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Pemilih Berkelanjutan yang diselenggarakan di Kota Tegal, Minggu (21/6/2026). Kegiatan tersebut turut menghadirkan Komisioner KPU Kota Tegal Divisi Hukum dan Pengawasan, Moh. Mashadi.

Advertisment
banner 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Menurut .din, generasi muda yang saat ini duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) merupakan kelompok yang akan menjadi pemilih pemula pada Pemilu 2029 mendatang. Oleh karena itu, mereka perlu mendapatkan pemahaman yang memadai mengenai demokrasi, kepemiluan, serta pentingnya memilih pemimpin berdasarkan kapasitas dan integritas.

Baca juga :  Bhabinkamtibmas Polsek Ngoro Turun ke Sawah, Monitoring Lahan Jagung Dukung Ketahanan Pangan

“Pendidikan politik harus diberikan sejak dini agar generasi muda memiliki pemahaman yang baik mengenai demokrasi dan proses pemilihan umum. Dengan bekal pengetahuan tersebut, mereka diharapkan mampu menjadi pemilih yang rasional, kritis, dan bertanggung jawab,” ujar .din.

Ia menegaskan bahwa pendidikan politik tidak selalu identik dengan kepentingan partai politik. Pendidikan politik lebih luas dimaknai sebagai proses pembelajaran untuk meningkatkan kesadaran warga negara terhadap hak dan kewajibannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Karena itu, .din mendorong satuan pendidikan untuk membuka ruang kolaborasi dengan penyelenggara pemilu, khususnya Komisi Pemilihan Umum (KPU), dalam memberikan edukasi politik kepada para pelajar.

Baca juga :  Ir. Pidel Hutahaean, M.M. Ucapkan Selamat kepada Sibuea FC, Sang Juara Turnamen Sepak Bola

“Sekolah tidak perlu alergi terhadap pendidikan politik. Jika sekolah memberikan kesempatan kepada KPU untuk hadir dan memberikan pemahaman tentang demokrasi serta kepemiluan, maka para siswa akan memiliki bekal yang baik ketika memasuki usia memilih,” katanya.

Menurutnya, pemilih pemula yang memperoleh pendidikan politik secara tepat akan lebih mampu menentukan pilihan berdasarkan rekam jejak, kapasitas, dan visi kepemimpinan calon yang akan dipilih, bukan karena faktor-faktor pragmatis yang dapat mencederai kualitas demokrasi.

Sementara itu, Komisioner KPU Kota Tegal Divisi Hukum dan Pengawasan, Moh. Mashadi, menegaskan pentingnya program sosialisasi pemilih berkelanjutan sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi demokrasi masyarakat sejak usia sekolah.

Baca juga :  Tak Gentar di Bawah Terik Matahari, Gita Bahana Garuda SMK Negeri 1 Tareran Banjir Aplaus Warga

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan lahir generasi pemilih yang cerdas, berintegritas, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya partisipasi dalam proses demokrasi.

Dengan demikian, kualitas penyelenggaraan Pemilu di masa mendatang dapat semakin baik dan mampu menghasilkan pemimpin yang benar-benar dipilih berdasarkan kemampuan serta komitmennya untuk melayani masyarakat.

Catatan Redaksi

Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!