Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Jawa TengahNews

Merah Putih Berkibar di Tengah Pasar, Ratusan Pedagang Martoloyo Khidmat Peringati HUT ke-81 RI

49
×

Merah Putih Berkibar di Tengah Pasar, Ratusan Pedagang Martoloyo Khidmat Peringati HUT ke-81 RI

Sebarkan artikel ini
Merah Putih Berkibar di Tengah Pasar, Ratusan Pedagang Martoloyo Khidmat Peringati HUT ke-81 RI
banner 468x60

Tegal, penasuara.com — Pemandangan unik sekaligus sarat makna terlihat di kawasan Pasar Anyar Martoloyo, Kota Tegal. Ratusan pedagang kompak menghentikan sejenak aktivitas perdagangan untuk mengikuti upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dengan mengenakan pakaian bernuansa merah, para pedagang berkumpul dan berbaris rapi mengikuti seluruh rangkaian upacara dengan penuh khidmat.

Advertisment
banner 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Suasana pasar yang biasanya dipenuhi aktivitas jual beli seketika berubah menjadi ruang kebersamaan dan penghormatan terhadap perjuangan kemerdekaan.

Sebuah panggung megah yang dihiasi rangkaian bunga turut memperkuat suasana peringatan.

Pada latar panggung terpampang pesan “Dirgahayu Republik Indonesia, Pasar Martoloyo Kota Tegal — Ikhlas, Bersatu dan Bergotong Royong”, yang menjadi simbol semangat persatuan para pedagang.

Baca juga :  Kwarcab Kabupaten Tegal Gelar KMD, Cetak Pembina Pramuka Profesional dan Berkarakter

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Anyar Martoloyo Kota Tegal, Heri Rusdarto, mengatakan kegiatan upacara bendera tersebut merupakan tradisi yang mulai dilaksanakan sejak 2025.

Menurutnya, kegiatan itu bukan sekadar seremonial memperingati hari kemerdekaan, tetapi menjadi bentuk rasa syukur para pedagang atas kemerdekaan yang telah diwariskan oleh para pejuang bangsa.

“Ini menjadi wujud rasa syukur kita atas kemerdekaan yang kita rasakan sampai hari ini. Sekaligus untuk mempererat persatuan dan kebersamaan antar pedagang,” ujar Heri.

Baca juga :  Revitalisasi Jalan Rp40 Miliar Dimulai! 16 Ruas Strategis Kota Tegal Bersolek, Wajah Kota Siap Berubah Drastis

Ia menambahkan, semangat kemerdekaan diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi diwujudkan melalui kepedulian, kebersamaan, serta semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai persoalan di lingkungan pasar.

Di sisi lain, Heri mengakui kondisi perdagangan saat ini masih menghadapi tantangan. Aktivitas transaksi disebut belum kembali seperti yang diharapkan lantaran sepinya pembeli yang dirasakan secara merata oleh para pedagang.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat mereka untuk terus bertahan dan menjalankan aktivitas perdagangan.

Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI justru menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan tidak hanya dimiliki oleh mereka yang berada di medan perang, tetapi juga oleh masyarakat yang setiap hari berjuang memenuhi kebutuhan keluarga dan menggerakkan roda perekonomian.

Baca juga :  Tragedi Dini Hari di Karanganyar Tegal: Lansia Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Sumur Belakang Rumah

Dari tengah hiruk-pikuk pasar, para pedagang Martoloyo kembali menegaskan satu pesan sederhana: kemerdekaan akan semakin bermakna ketika dirawat dengan persatuan, ketulusan dan semangat gotong royong.

Catatan Redaksi

Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!