Maluku,penasuara.com-Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sepuluh siswa-siswi terpilih yang tergabung dalam Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tingkat Kecamatan Kisar Selatan telah menyelesaikan seluruh rangkaian latihan rutin dan kini memasuki tahap gladi resik sebagai persiapan akhir.

Selama berminggu-minggu, para siswa berlatih dengan penuh ketekunan, kedisiplinan, dan semangat yang tinggi untuk menyempurnakan setiap gerakan baris-berbaris, prosedur pengibaran bendera, serta kekompakan pasukan. Hari terakhir latihan ini menjadi momen penentu kesiapan mereka sebelum melaksanakan tugas kehormatan pada upacara 17 Agustus mendatang.

Komandan Pasukan Pengibar Bendera, Amus Anditiama Maray, menyampaikan tekadnya dengan penuh keyakinan. “Kami akan mengibarkan Sang Saka Merah Putih dengan penuh kebanggaan, disiplin, dan penghormatan yang setinggi-tingginya,” tegasnya.

Amus juga menekankan bahwa tugas ini memiliki makna yang sangat istimewa, mengingat Kecamatan Kisar Selatan merupakan wilayah perbatasan langsung dengan negara tetangga, Timor Leste. Pengibaran bendera merah putih di tanah perbatasan bukan sekadar seremonial, melainkan simbol nyata kedaulatan, kehadiran, dan kebanggaan bangsa Indonesia di garis terdepan NKRI.

Dengan gladi resik yang berjalan lancar dan penuh semangat, seluruh anggota Paskibra Kisar Selatan kini telah siap menjalankan amanah mulia ini demi mengharumkan nama bangsa dan negara.
Catatan Redaksi
Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.















