Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Jawa TimurNews

Perkuat Kolaborasi Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Polres Jombang Gelar Apel Siaga Bencana

106
×

Perkuat Kolaborasi Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Polres Jombang Gelar Apel Siaga Bencana

Sebarkan artikel ini
Perkuat Kolaborasi Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Polres Jombang Gelar Apel Siaga Bencana
banner 468x60

Jombang, penasuara.com –  Polres Jombang bersama Pemerintah Kabupaten Jombang menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana dan Gelar Sarana Prasarana Tahun 2026 di Lapangan Mapolres Jombang, Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini merupakan langkah antisipatif menghadapi potensi bencana kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) yang diperkirakan meningkat pada puncak musim kemarau.

Apel dipimpin langsung Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR, didampingi Wabup Jombang KH. Salmanudin dan Dansat Radar 405 Ploso Letkol Lek Bayu Ardiansyah serta diikuti Personel TNI-Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), organisasi kemasyarakatan, serta berbagai instansi terkait. Kehadiran seluruh unsur tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat kesiapsiagaan serta sinergi lintas sektor menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah Kabupaten Jombang.

Advertisment
banner 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dalam amanatnya, Kapolres Jombang menegaskan bahwa kesiapsiagaan harus terus ditingkatkan sebagai bentuk ikhtiar dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana, termasuk kebakaran lahan. Menurutnya, meskipun segala sesuatu merupakan kehendak Allah SWT, setiap pihak tetap memiliki kewajiban untuk melakukan upaya pencegahan dan antisipasi secara maksimal.

Baca juga :  Pengelolaan Parkir dan Penataan Pedagang di Bandara Internasional Lombok Dikeluhkan, Dinilai Tak Sesuai Tata Tertib

Kapolres menyampaikan lima poin penting sebagai pedoman dalam menghadapi musim kemarau. Pertama, menjadikan apel kesiapsiagaan sebagai momentum untuk meningkatkan kewaspadaan serta memastikan seluruh personel yang mendapat tugas dapat melaksanakan tanggung jawabnya dengan baik. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk belajar dari pengalaman penanganan bencana pada tahun-tahun sebelumnya guna memperkuat langkah pencegahan dan penanganan.

Kedua, Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan semangat gotong royong dan kepedulian bersama. Sosialisasi mengenai kewaspadaan terhadap kebakaran harus terus dilakukan hingga ke tingkat RT, RW, desa, para pemilik maupun pengelola lahan, sehingga apabila muncul titik api sekecil apa pun dapat segera dilaporkan dan ditangani sebelum meluas.

Baca juga :  Bupati Warsubi Resmi Kukuhkan Paskibraka Kabupaten Jombang Tahun 2026

Ketiga, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan, pekarangan, maupun kebun selama musim kemarau. Kondisi lahan yang kering dinilai sangat rentan memicu penyebaran api secara cepat sehingga berpotensi menimbulkan kebakaran yang lebih besar. Karena itu, meningkatkan kesadaran masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan.

Keempat, Kapolres menekankan pentingnya memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi antarinstansi. Menurutnya, penanggulangan bencana tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, BPBD, pemadam kebakaran, pemerintah desa, relawan, hingga seluruh elemen masyarakat.

Kelima, Kapolres mengajak seluruh peserta untuk senantiasa berdoa agar Kabupaten Jombang diberikan keselamatan, keamanan, dan dijauhkan dari berbagai bencana. Ia berharap seluruh ikhtiar dan pengabdian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat mendapat ridha Allah SWT serta dapat dijalankan dengan penuh keikhlasan, kebersamaan, dan semangat gotong royong.

Baca juga :  Geger! Tokoh Ogan Ilir Bongkar Nasib Miris Buruh Tebu Rp30 Ribu dan Sentil Dugaan Tunggakan Pajak Rp800 Miliar

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan kendaraan operasional, perlengkapan, dan berbagai sarana pendukung penanggulangan bencana. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh peralatan berada dalam kondisi optimal sehingga siap digunakan sewaktu-waktu apabila terjadi keadaan darurat.

Kapolres Jombang menegaskan bahwa penanganan bencana merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kesiapsiagaan, koordinasi yang solid, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, diharapkan dampak kekeringan maupun kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Jombang dapat diminimalkan selama musim kemarau 2026.

Catatan Redaksi

Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!