Maluku,penasuara.com-Mengutip kalimat inspiratif tokoh dunia Nelson Mandela: “It always seems impossible until it’s done” atau “Segala sesuatu selalu tampak mustahil sampai hal itu berhasil dilakukan”, semangat inilah yang menjadi landasan peringatan Hari Ulang Tahun ke-18 Kabupaten Maluku Barat Daya tahun 2026.
Bupati Maluku Barat Daya, Benyamin Th. Noach, menegaskan bahwa peringatan kali ini digelar secara sederhana namun bermakna mendalam, dengan mengedepankan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan rasa syukur yang tulus. “Perayaan kebesaran sebuah daerah tidak diukur dari besarnya anggaran yang dikeluarkan atau kemewahan acara, melainkan dari makna semangat yang ditanamkan serta manfaat yang benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Berdasarkan pemikiran tersebut, seluruh rangkaian kegiatan HUT MBD ke-18 diarahkan pada aktivitas yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat luas. Di antaranya pelaksanaan bakti sosial, pembersihan rumah ibadah di wilayah Pulau Moa, pemberian tali asih kepada saudara yang membutuhkan, serta berbagai kegiatan olahraga dan kebersamaan seperti jalan sehat, senam massal, nonton bareng final Piala Dunia, hingga lomba tradisional yang sederhana namun menghibur seperti gaplek dan ludo.
Deretan Prestasi yang Membuktikan Kerja Keras
Di tengah kesederhanaan perayaan, Kabupaten Maluku Barat Daya justru mencatatkan deretan capaian dan penghargaan luar biasa yang menjadi bukti nyata kemajuan daerah. Puncak pencapaian diraih dengan penghargaan Paritrana Award Tahun 2025 untuk kategori Pemerintah Kabupaten/Kota Terbaik se-Provinsi Maluku, di mana MBD berhasil mengungguli Kabupaten Maluku Tengah dan Kota Ambon.
Selama periode pemerintahan tahun 2021 hingga 2026, berbagai penghargaan kembali disabet pada tahun 2026, antara lain:- Peringkat III Terbaik pencapaian program Lansia Budaya (SIDAYA) tingkat Kabupaten/Kota- Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) kategori Madya atas capaian kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mencapai 99,8% dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 91,8%, yang diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia.
Selain itu, Kabupaten Maluku Barat Daya juga patut bersyukur atas keberhasilan mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Meski dinyatakan sebagai kewajiban dasar bukan sekadar prestasi, namun keberhasilan meraih opini WTP sebanyak 7 kali berturut-turut sejak tahun 2019 hingga tahun 2025 bukanlah hal mudah dan merupakan buah dari kerja keras, ketelitian, serta sinergi seluruh elemen di lingkungan Pemda MBD.
Semua capaian ini menjadi bukti nyata bahwa apa yang dulunya tampak sulit dan mustahil bagi daerah kepulauan terluar, kini perlahan menjadi kenyataan berkat tekad pantang menyerah dan kerja nyata seluruh pihak.
Penulis:vergerina Ratu
Editor:.
Catatan Redaksi
Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.















