Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
News

KPK Ungkap OTT Bupati Langkat, Tujuh Orang Diamankan di Sumut

139
×

KPK Ungkap OTT Bupati Langkat, Tujuh Orang Diamankan di Sumut

Sebarkan artikel ini
KPK Ungkap OTT Bupati Langkat, Tujuh Orang Diamankan di Sumut
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat memberikan keterangan kepada media, (foto/Ist)
banner 468x60

Jakarta, penasuara.com – Informasi mengenai adanya operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap salah satu bupati di Sumatera Utara menghebohkan publik. Peristiwa itu dikabarkan terjadi di sela agenda kegiatan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) pada Kamis (2/7/2026).

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Budi Prasetyo, membenarkan adanya operasi tangkap tangan di wilayah Sumatera Utara. Ia menyampaikan bahwa dalam operasi tersebut, tim penyelidik mengamankan tujuh orang.

Advertisment
banner 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Dari tujuh orang yang diamankan, satu orang merupakan penyelenggara negara, satu orang aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Langkat, dan lima orang lainnya berasal dari pihak swasta. Salah satu yang diamankan adalah Bupati Langkat,” ujar Budi Prasetyo, Jumat (3/7/2026).

Baca juga :  Ayah 76 Tahun Gugat Empat Anak Kandung . Warisan Miliaran Rupiah, Kesepakatan Keluarga Lama Kembali Dipersoalkan

Ia menjelaskan, ketujuh orang tersebut diamankan di tiga lokasi berbeda, yakni di Langkat, Binjai, dan Medan. Dalam operasi itu, tim KPK juga menyita barang bukti berupa uang tunai senilai ratusan juta rupiah yang diduga merupakan bagian dari fee proyek yang diberikan pihak swasta kepada Bupati Langkat.

“Adapun kepada tujuh orang yang diamankan, dalam peristiwa tertangkap tangan ini tim juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai ratusan juta rupiah yang diduga merupakan bagian dari fee proyek yang diberikan oleh pihak swasta kepada bupati,” kata Budi.

Baca juga :  BENTENG TERAKHIR PERJUANGAN KEADILAN: PRAPERADILAN TEGUH RIYANTO DI PENGADILAN NEGERI SRAGEN

Selanjutnya, seluruh pihak yang diamankan menjalani pemeriksaan awal di Polrestabes Medan. Pada Jumat siang, Bupati Langkat diberangkatkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di KPK.

Menurut Budi, perkara tersebut diduga berkaitan dengan suap proyek pada Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Langkat.

“Perkara ini diduga terkait dengan suap proyek-proyek Dinas Pendidikan dan juga Dinas Perkim Kabupaten Langkat. Tentunya nanti juga akan didalami apakah terdapat penerimaan lainnya atau gratifikasi yang dilakukan oleh bupati atau penyelenggara negara di wilayah Langkat,” tutupnya.

Baca juga :  NKRI Harga Mati, Pantang Mundur Menegakkan Kebenaran – Semangat Pengabdian Tanpa Syarat

Diketahui, jabatan Bupati Langkat saat ini dipegang oleh H. Syah Afandin. Hingga berita ini diturunkan, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang diamankan dan belum mengumumkan status hukum mereka secara resmi.

Catatan Redaksi

Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!