Pekalongan, penasuara.com – Semangat pembinaan olahraga kembali digaungkan melalui penyelenggaraan Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulutangkis Bhayangkara Cup 2026 yang resmi dibuka di GOR Wicaksana Laghawa, Kajen.
Turnamen yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tersebut tidak sekadar menghadirkan persaingan di atas lapangan, tetapi juga menjadi momentum strategis dalam membina dan melahirkan atlet-atlet bulutangkis berprestasi dari Kabupaten Pekalongan.
Pembukaan kejuaraan dilakukan langsung oleh Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, serta dihadiri Plt.
Bupati Pekalongan Sukirman, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf. M. Nurul Chabibi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua PBSI Kabupaten Pekalongan, pejabat utama Polres Pekalongan, serta ratusan peserta dan tamu undangan.
Suasana pembukaan berlangsung meriah dan penuh semangat. Setelah seremoni resmi, kegiatan dilanjutkan dengan pertandingan eksibisi yang melibatkan unsur Forkopimda sebagai simbol dimulainya kompetisi Bhayangkara Cup 2026.
Dalam sambutannya, AKBP Rachmad C. Yusuf menegaskan bahwa Bhayangkara Cup telah menjadi agenda tahunan Polres Pekalongan yang memiliki nilai lebih dari sekadar kompetisi olahraga.
Menurutnya, turnamen ini merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui jalur olahraga.
“Turnamen ini rutin kami selenggarakan setiap tahun dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara. Kami sengaja melibatkan peserta dari kelompok usia dini hingga remaja sebagai bagian dari proses pembinaan atlet.
Harapannya, dari kejuaraan ini akan lahir bibit-bibit unggul yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Pekalongan di tingkat regional maupun nasional,” ujar Kapolres.
Ia menambahkan, olahraga merupakan sarana efektif dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, sportif, tangguh, dan berintegritas.
Oleh karena itu, Polres Pekalongan berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan positif yang mampu mengembangkan potensi anak-anak dan remaja di bidang olahraga.
Melalui Bhayangkara Cup 2026, Polres Pekalongan berharap lahir regenerasi atlet bulutangkis yang tidak hanya mampu berprestasi di arena pertandingan, tetapi juga menjadi generasi muda yang memiliki semangat juang, menjunjung tinggi sportivitas, serta mampu membawa nama baik Kabupaten Pekalongan di berbagai ajang kompetisi pada masa mendatang.
Catatan Redaksi
Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.















