Ogan Ilir, penasuara.com — Liburan keluarga yang seharusnya penuh tawa berujung duka mendalam. Seorang anak berusia delapan tahun, Aqmar Abdurrahman, dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di Kolam Renang Teras Waterpark Tanjung Batu, Kelurahan Tanjung Batu Timur, Kabupaten Ogan Ilir, pada Rabu (24/6/2026) siang.
Peristiwa yang terjadi sekira pukul 13.45 WIB ini menjadi alarm keras bagi masyarakat mengenai pentingnya pengawasan ekstra ketat terhadap anak-anak saat berada di area wisata air.
Insiden memilukan ini pertama kali disadari oleh Zazili (52), salah seorang karyawan Teras Waterpark yang saat itu sedang menyiapkan ban pelampung di sekitar kolam. Pandangannya mendadak tertuju pada tubuh seorang anak yang sudah terbujur di dasar kolam.
Zazili langsung berteriak memberikan informasi kepada paman korban yang berada tak jauh dari lokasi. Sejurus kemudian, paman korban bersama pengunjung lain langsung melompat ke dalam kolam untuk mengangkat tubuh pelajar asal Desa Sukaraja, Indralaya Selatan tersebut.
”Kami langsung berupaya memberikan pertolongan pertama bersama rekan kerja saya, Hidayat (57), sebelum melarikan korban ke fasilitas kesehatan terdekat,” ujar Zazili saat memberikan keterangan.
Nahas, meski korban sempat dilarikan secara cepat ke Puskesmas Tanjung Batu demi mendapatkan tindakan medis darurat, takdir berkata lain. Setelah melakukan pemeriksaan intensif, petugas medis menyatakan korban meninggal dunia pada pukul 14.06 WIB.
Mendapat laporan insiden tersebut, aparat kepolisian bergerak cepat mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi—termasuk saksi mata . Heryanto (45)—serta melakukan koordinasi dengan pihak pengelola wisata dan keluarga korban.
Berdasarkan analisis awal di lapangan, peristiwa ini diduga kuat terjadi karena korban lepas dari pantauan keluarga maupun pengunjung lain saat berenang, sehingga penanganan menjadi terlambat. Pihak kepolisian menegaskan tidak menemukan adanya unsur tindak pidana dalam kejadian ini.
Pihak keluarga korban menunjukkan kebesaran hati dengan menerima insiden ini sebagai sebuah musibah murni. Mereka juga telah menandatangani surat pernyataan untuk menolak dilakukannya proses otopsi terhadap jenazah almarhum.
Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan empati, pihak manajemen Teras Waterpark dilaporkan telah memberikan santunan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Saat ini, Jenazah almarhum Aqmar telah diserahkan ke rumah duka dan direncanakan akan dikebumikan pada Kamis (25/6/2026) esok hari sekira pukul 09.00 WIB di pemakaman keluarga yang terletak di Desa Tanjung Agung.
Catatan Redaksi
Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.















