Madiun, penasuara.com – Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak., mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun agar terus meningkatkan profesionalisme, kedisiplinan, dan kualitas pengabdian kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Hari Wuryanto saat memimpin apel rutin ASN di halaman Kantor Bupati Madiun, Caruban, Senin (5/10/26).
Dalam arahannya, Bupati menilai kualitas sumber daya aparatur menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan berbagai program pemerintah daerah dapat berjalan secara optimal. Karena itu, ASN tidak cukup hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga dituntut memiliki etos kerja, integritas, serta rasa tanggung jawab terhadap masyarakat.
Menurutnya, kedisiplinan ASN harus dimaknai lebih luas daripada sekadar memenuhi kewajiban kehadiran. Disiplin merupakan bagian dari tanggung jawab moral aparatur dalam menjalankan amanah pelayanan pemerintahan.
“Etos kerja bukan sekadar pemenuhan kewajiban kehadiran, melainkan bentuk kedisiplinan dan tanggung jawab moral kita kepada publik. Setiap ASN harus memiliki daya juang serta dedikasi tinggi agar setiap program pembangunan berjalan optimal,” tegas Hari Wuryanto.
Selain persoalan kedisiplinan, perhatian juga diarahkan pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Bupati meminta jajaran Pemkab Madiun memberikan pelayanan yang cepat, transparan, mudah diakses, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
ASN juga didorong untuk tidak berhenti pada pola kerja rutin. Inovasi dan kemampuan mencari solusi dinilai penting agar pelayanan pemerintah semakin efektif dan memberikan kemudahan bagi warga.
“Masyarakat membutuhkan pelayanan yang cepat, transparan, dan berorientasi pada solusi. Saya berharap seluruh birokrasi di Kabupaten Madiun terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik demi menciptakan kenyamanan serta kesejahteraan warga,” ujarnya.
Komitmen tersebut sejalan dengan arah pembangunan Pemkab Madiun yang menempatkan peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagai bagian penting dari pelaksanaan program daerah.
Salah satu contohnya terlihat dalam program penyediaan akses air minum layak yang pada 2025 dijalankan Pemkab Madiun melalui pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di sejumlah desa. Program tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup warga.
Dalam pelaksanaan pemerintahan, Hari Wuryanto juga menekankan pentingnya sinergi antarorganisasi perangkat daerah. Setiap unit kerja diharapkan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan memiliki orientasi yang sama dalam mendukung program prioritas pemerintah daerah.
Evaluasi terhadap kinerja aparatur dan pelayanan publik pun dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan. Dengan evaluasi tersebut, berbagai kendala dalam pelayanan dapat segera diketahui dan diperbaiki.
Arahan Bupati diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh ASN Kabupaten Madiun bahwa kualitas birokrasi sangat berkaitan dengan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Melalui peningkatan disiplin, integritas, profesionalisme dan inovasi, Pemkab Madiun mendorong aparatur agar mampu menghadirkan pelayanan pemerintahan yang semakin efektif sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Catatan Redaksi
Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.















