Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Jambi

1 lagi putri Jambi , asal sungai penuh Nindya Eltsani, Siswi Sungai Penuh Pembawa Bendera Pusaka di Kirab Monas HUT RI ke-81

165
×

1 lagi putri Jambi , asal sungai penuh Nindya Eltsani, Siswi Sungai Penuh Pembawa Bendera Pusaka di Kirab Monas HUT RI ke-81

Sebarkan artikel ini
1 lagi putri Jambi , asal sungai penuh  Nindya Eltsani, Siswi Sungai Penuh Pembawa Bendera Pusaka di Kirab Monas HUT RI ke-81
Oplus_131072
banner 468x60

Sungaipenuh,PerwartaMedia.com– Suasana peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Jakarta berlangsung penuh khidmat dan meriah pada Senin (17/8/2026). Salah satu momen paling menarik perhatian publik adalah prosesi Kirab Merah Putih dari Monumen Nasional (Monas) menuju Istana Merdeka dan sebaliknya.

Dua purna Paskibraka Duta Pancasila 2025 tampil memukau mengemban amanah besar tersebut.

Advertisment
banner 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Nindya Eltsani Fawwaz, siswi SMAN 2 Kota Sungai Penuh asal Provinsi Jambi, bertugas membawa bendera pusaka Merah Putih. Nindya merupakan siswi SMAN 2 Kota Sungai Penuh, kelahiran Padang, 27 Juni 2009.

Baca juga :  Jambi Raih Penghargaan Daerah Berprestasi, Dapat Rp 5 Miliar untuk Bedah 250 Rumah

Sementara itu, Bianca Alessia Christabella Lantang dari Sulawesi Utara bertugas membawa naskah proklamasi. Bianca merupakan siswi SMA Lentera Harapan Tomohon dan lahir di Manado pada 28 Februari 2009.

Nindya dan Bianca menaiki Kereta Kencana Garuda Prabayaksa sepanjang rute kirab. Kereta istimewa buatan Sleman, Yogyakarta ini membawa makna mendalam. Nama “Garuda Prabayaksa” mengandungi arti cahaya besar atau cahaya terang yang memancar.

Perjalanan kereta kencana ini juga menghadirkan pemandangan megah. Pasukan pengawal mengiringi sepanjang jalan, terdiri dari: 45 pasukan motor kawal Polisi Militer, Drum Corps Pelopor Cendrawasih Akademi Kepolisian, 114 Resimen Kavaleri Berkuda Ronggolawe, dan 78 pasukan Kerajaan Nusantara.

Baca juga :  Wawako Azhar Hamzah Hadiri Sosialisasi Akbar Pencegahan Paham IRET di IAIN Kerinci, Tekankan Pentingnya Literasi Digital dan Persatuan

Rangkaian kirab ini terbagi dalam dua tahap utama. Sebelum upacara peringatan Detik-Detik Proklamasi mulai, Sultana Najwa (DKI Jakarta) dan Aliah Sakira (Sulawesi Selatan) lebih dahulu menyerahkan bendera serta teks proklamasi menuju Istana Merdeka.

Setelah seluruh upacara usai, giliran Nindya dan Bianca yang mengembalikan kedua benda bersejarah tersebut kembali ke Monas. Penampilan anggun dan disiplin para purna Paskibraka ini tidak hanya menyempurnakan prosesi HUT RI ke-81, tetapi juga menginspirasi generasi muda di seluruh penjuru negeri.

Baca juga :  Dansatgas Grib Jaya Kabupaten Bungo Desak Pemerintah Stop Angkutan Batu Bara Yang Melintasi Jalinsum

 

Har

Catatan Redaksi

Bagi pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan pemberitaan kami, Anda berhak menyampaikan Hak Jawab atau Hak Koreksi sesuai dengan Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sanggahan atau koreksi tersebut dapat dikirimkan melalui email atau nomor WhatsApp yang tertera pada Kontak Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!